Anies Buka-bukaan Jakarta Butuh 1.000 APD Corona Setiap Hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) simak penjelasan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti (kedua dari kiri) tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Balai Kot

Merahputih.com - Sebanyak 40.000 alat perlindungan diri (APD) baru segera bisa dimanfaatkan oleh para petugas kesehatan di berbagai rumah sakit serta Puskesmas Ibu Kota untuk menghadapi penyakit virus Corona (COVID-19), setelah diserahterimakan, Senin (23/3).

“Dalam dua minggu terakhir, rata-rata penggunaan APD di Jakarta adalah seribu APD per hari. Jadi, selamat bertugas kepada semuanya,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, usai menerima APD-APD anyar tersebut di Balai Kota, Jakarta. Artinya, puluhan ribu APD itu maksimal hanya bisa memenuhi kebutuhan untuk 40 hari ke depan.

Baca Juga

Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebut bahwa APD baru meliputi satu set penutup dari badan hingga kaki.

Dia mengatakan, rata-rata penggunaan APD di DKI Jakarta memang sekitar seribu APD per hari, tetapi itu bisa bertambah seiring melonjaknya pasien. “Jadi jumlahnya sangat dinamis,” tutur Widyastuti.

APD untuk tenaga medis tiba di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3). Foto: @anies_baswedan

Terkait penggunaannya, Widyastuti menjelaskan bahwa APD dikenakan oleh petugas rumah sakit baik di pelayanan maupun gawat darurat yang kontak langsung dengan pasien COVID-19.

Selain itu, APD disalurkan pula ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). APD itu digunakan pula untuk tim medis yang bertugas mobil di lapangan. “APD ini hanya sekali pakai,” tutur Widyastuti.

Baca Juga

Jumlah Pasien Positif Corona di Jawa Timur Capai 41 Orang

Sampai Minggu (22/3), sebagaimana dikutip Antara, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah penderita COVID-19 tertinggi di Indonesia dengan 307 kasus dan dari jumlah itu 29 kasus meninggal dunia dan 22 kasus dinyatakan sembuh.

Total di waktu serupa, ada 514 kasus COVID-19 di Indonesia. Sebanyak 29 pasien berhasil disembuhkan, sementara 48 orang meninggal dunia. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH