Anies Buka 30 Unit Rusunawa Samawa Cengkareng, Maksimal Gaji Rp 14 Juta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin Upacara Peringatan HUT ke-76 RI di halaman Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/8) (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta membuka kembali 30 unit tambahan Program Rumah Samawa hunian DP Nol di Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat.

Unit baru yang disediakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ini dengan tipe studio. Adapun untuk tipe studio ini hanya berupa ruangan kosong tanpa kamar. Unit ini hanya terdapat satu kamar mandi, serta dilengkapi balkon.

Baca Juga

Pembangunan 3 Rusunawa di Jakarta Segera Rampung, Begini Cara Sewa Unitnya

"Ayo buruan daftar !!! Tunggu apa Iagi? Jangan sampai kehabisan Iagi lho...," ucap Anies melalui Instagram pribadinya @aniesbaswesan, Rabu (18/8).

Anies menuturkan, jika ingin mengetahui lebih spesifik tentang hunian DP 0 Rupiah disankan untuk download aplikasinya di Playstore android bernama Pendaftaran dp 0 Rupiah.

Semua informasi perihal hunian Samawa Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat ada di aplikasi tersebut.

Adapun syarat yang harus dipenuhi warga bila minat Samawa Cengkareng:

1. Warga DKI Jakarta yang memiliki e-KTP dan KK DKI Jakarta.

2. Belum memiliki rumah

3. Tidak sedang menerima bantuan subsidi perumahan

4. Memiliki surat nikah jika sudah menikah

5. Memiliki NPWP

6. Penghasilan rumah tangga perbulan maksimal 14.8 juta

7. Memenuhi syarat kredit sesuai aturan perbankan

Untuk info lebih Ianjut dapat menghubungi UNIT PENGELOLA DANA PERUMAHAN melalui: 021-34833711 pada hari dan jam kerja atau WA Center : 0812-2012-2211 Fanpage : Unit Pengelola Dana Perumahan YouTube : Unit Pengelola Dana Perumahan IG : @derupiahsamawa Email: derupiah@jakarta.go.id. (Asp)

Baca Juga

Penghuni Minta Pemprov DKI Ringankan Biaya Sewa Rusunawa

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri: Terduga Teroris Diduga Kumpulkan Dana dari Kotak Amal Panti Asuhan
Indonesia
Polri: Terduga Teroris Diduga Kumpulkan Dana dari Kotak Amal Panti Asuhan

"Kemudian tanda-tanda dari infaq (untuk kegiatan terorisme) ini biasanya mereka tidak menggunakan nama panti asuhan yang jelas," ujar Argo

PPKM Mikro Bikin Pengendalian COVID-19 Efisien dan Terfokus
Indonesia
PPKM Mikro Bikin Pengendalian COVID-19 Efisien dan Terfokus

Kapasitas tempat isolasi bagi warga yang terkonfirmasi positif ,yaitu Rumah Lawan COVID-19 juga ditambah sebanyak 150 tempat tidur.

Bikin Perkumpulan Grafik, Politisi Gerindra Janji Buat Boarding School di Jakarta
Indonesia
Bikin Perkumpulan Grafik, Politisi Gerindra Janji Buat Boarding School di Jakarta

Untuk saat ini Grafik fokus di wilayah Jakarta dahulu lantaran masih banyak warga DKI berkalangan ekonomi ke bawah.

Ganjar Bikin Program 2 Hari di Rumah untuk Tekan Corona, FX Rudy Tolak Mentah-mentah
Indonesia
Ganjar Bikin Program 2 Hari di Rumah untuk Tekan Corona, FX Rudy Tolak Mentah-mentah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memunculkan ide program dua hari di rumah untuk menekan angka penularan COVID-19 di wilayah Jawa Tengah.

MPR Bisa Ubah Jabatan Presiden Jadi 3 Periode Jika Rakyat Meminta
Indonesia
MPR Bisa Ubah Jabatan Presiden Jadi 3 Periode Jika Rakyat Meminta

“Sepanjangan ini masih wacana, tidak masalah. Kita negara hukum, jika jabatan presiden itu diubah oleh MPR menjadi tiga periode itu, kehendak rakyat,” kata Advokat Peradi ini.

Pemkot Bandung Usulkan 400 Ribu Lebih Pelaku Usaha untuk Dapat Banpres UMKM
Indonesia
Pemkot Bandung Usulkan 400 Ribu Lebih Pelaku Usaha untuk Dapat Banpres UMKM

Pemkot Bandung tahun ini mengusulkan lebih banyak penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro atau BPUM dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Peringati May Day, 50 Ribu Buruh bakal Gelar Aksi Demo Besok
Indonesia
Peringati May Day, 50 Ribu Buruh bakal Gelar Aksi Demo Besok

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, massa buruh dari KSPI yang akan mengikuti May Day berjumlah 50 ribu buruh.

Indonesia Rugi Rp1.356 Triliun Akibat Pandemi COVID-19
Indonesia
Indonesia Rugi Rp1.356 Triliun Akibat Pandemi COVID-19

Respon fiskal dalam menghadapi pandemi COVID-19 pada tahun lalu terlihat dari belanja negara yang meningkat hingga Rp284,2 triliun atau 12,3 persen (yoy).

Berkaca pada Tsunami COVID-19 India, DKI Minta Warganya Waspada
Indonesia
Berkaca pada Tsunami COVID-19 India, DKI Minta Warganya Waspada

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta kepada masyarakat untuk waspada karena mutasi virus COVID-19 baru telah menyerang Indonesia.

Keterisian Tempat Tidur di Ruang Isolasi dan ICU Jawa-Bali Turun Drastis
Indonesia