Anies Bocorkan Alasan LRT Belum juga Beroperasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjelaskan hingga kini kereta cepat Lintas Rel Terpadu (LRT) rute Velodrome-Kelapa Gading belum juga beroperasi secara komersil.

Menurut Anies, Pemprov DKI melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) masih melakukan proses pelengkapan administrasi.

"Jadi saat ini sedang menunggu hasil pertemuan antara dishub dengan direktorat jenderal kereta api terkait permintaan konfirmasi dari pihak dishub, atas hasil pemeriksaan SOP, pengoperasian dan perawatan sarana yang telah disetujui oleh DKI," ujar Anies di pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/5).

BACA JUGA: Tarif LRT Kelapa Gading-Velodrome Ditetapkan Rp 5.000

Kemudian, lanjut Anies, Dishub DKI akan mengeluarkan surat rekomendasi teknis dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai syarat untuk bisa mengeluarkan izin untuk LRT. Setelah itu surat penugasan dari Jakpro untuk PT LRT Jakarta yang khusus terkait sarana.

"Jadi untuk nanti izin operasi sarana itu masih dibutuhkan, satu IMB untuk seluruh stasiun yang saat ini sedang diurus," tuturnya.

ereta api ringan atau light rail transit (LRT) diuji coba dengan operasi terbatas di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta, Senin (10/9/2018). PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan proses uji coba moda transportasi LRT Jakarta secara terbatas yang membentang dari Stasiun Velodrome Rawamangun hingga Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading sepanjang 5,8 km dan berlangsung hingga 20 September 2018. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc)
ereta api ringan atau light rail transit (LRT) diuji coba dengan operasi terbatas di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta, Senin (10/9/2018). PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan proses uji coba moda transportasi LRT Jakarta secara terbatas yang membentang dari Stasiun Velodrome Rawamangun hingga Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading sepanjang 5,8 km dan berlangsung hingga 20 September 2018. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc)

"Jadi sebenarnya lebih kepada aspek-aspek adminstratif, aspek-aspek administrasi ini nampaknya kecil tapi punya konsekuensi kepada ketertiban kita bila ada masalah, bila dikemudian hari ditemukan hal yang tidak benar, bila administrasi tidak benar muncul masalah, gitu ya," jelasnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu pun berharap segala proses administrasi pengoperasian LRT rampung sebelum Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah/2019.

"Mudah-mudahan bisa selesai cepat, sedang dalam pembicaraan, saya sih berharap sebelum lebaran sudah selesai," pungkasnya. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH