Anies Bakal Hentikan Masa Transisi bila Ada Kasus Baru dari Kegiatan Ekonomi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.Anies Baswedan. (ANTARA/Tangkapan layar ANTARA TV)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk membuka kegiatan sosial ekonomi secara bertahap dalam perpanjangan PSBB masa transisi.

Meski begitu, Anies menegaskan, pihaknya akan menghentikan masa transisi ini secara darurat bila kegiatan ekonomi tersebut menyebabkan peningkatan kasus corona baru di ibu kota.

Baca Juga:

Pemerintah Pusat dan Daerah Wajib Lakukan Penilaian Kemampuan Pelayanan Kesehatan

"Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengetatan," ujar Anies di Jakarta Kamis (4/6).

Anies menerangkan, ada prinsip umum dan protokol kesehatan yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan PSBB transisi ini.

"Warga sehat diperbolehkan berkegiatan di luar rumah, dilarang bepergian bagi warga tidak sehat, fasilitas hanya digunakan dengan 50 persen kapasitas, selalu gunakan masker jika berada di luar rumah," jelas dia.

Jajaran tiga pilar Jakarta Barat memantau persiapan masa transisi PSBB Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (4/6/2020). ANTARA/HO-Polres Metro Jakbar/am.
Jajaran tiga pilar Jakarta Barat memantau persiapan masa transisi PSBB Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (4/6/2020). ANTARA/HO-Polres Metro Jakbar/am.

"Jaga jarak aman 1 meter antarorang, cuci tangan dengan sabun secara rutin, menerapkan etika batuk, bersin. Warga lanjut usia di atas 60 tahun, ibu hamil, dan anak-anak belum diperbolehkan berkegiatan," sambung dia.

Baca Juga:

KLB Belum Dicabut, Kemenag Solo Minta Salat Jumat Besok Ditiadakan

Anies menuturkan, pihaknya akan tetap memberikan sanksi bagi masyarakat yang bandel tak menjalankan protokol kesehatan di masa transisi pembatasan aktivitas ini.

"Ada kewajiban menggunakan masker. Selalu pakai masker, jangan sampai tidak. Bila tidak akan kena denda Rp250 ribu. DKI sudah membagikan 20 juta masker bagi warga. Jadi enggak ada alasan untuk enggak punya masker," tutup Anies (4/6). (Asp)

Baca Juga:

Masuki Massa Transisi di DKI, Pengguna KRL Melonjak


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH