Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: Twitter/@aniesbaswedan

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi Bank DKI yang membantu menyalurkan donasi senilai Rp5 miliar dalam penanganan COVID-19 di Jakarta. Apalagi, donasi yang terkumpul merupakan donasi karyawan perbankan berplat merah milik Pemda DKI itu.

Bantuan tersebut terdiri dari partisipasi pada program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) senilai Rp2,25 Mlliar, pemberian Alat Pelindung Diri (APD) Rp844,5 juta dan bantuan kemanusiaan tim medis sebesar Rp638 juta, dan program CSR sebesar Rp1,3 millar untuk corona.

Baca Juga

Bantu Penanganan COVID-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman karyawan Bank DKI yang ikut turun tangan menyelesaikan tantangan yang kita hadapi (pandemi Covid-19)," ujar Anies dalam YouTube resmi Pemprov DKI Jakarta yang dikutip pada Selasa (19/5).

Anies menuturkan, penanganan dan penanggulangan corona diperlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah maupun masyarakat. Karena itu, Pemprov DKI menyediaka kanal bantuan untuk memudahkan masyarakat menyalurkan bantuan, yakni Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Bank DKI serahkan bantuan untuk penanganan COVID-19 di DKI Jakarta (Foto: Ist)
Bank DKI serahkan bantuan untuk penanganan COVID-19 di DKI Jakarta (Foto: Ist)

Situs itu juga dimanfaatkan oleh Bank DKI untuk menyalurkan bantuan kepada warga Jakarta.

"Kita ingin agar saudara-saudara terbantu, terutama yang tidak memiliki tabungan yang cukup, dan pendapatan yang sifatnya harian, kemudian terhambat kehidupannya sehari-hari akibat Covid-19," ujar Anies.

Anies menyampaikan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk menekan penyebaran penularan virus COVID-19. Apabila interaksi secara bebas diteruskan, Anies yakin penularan virus bakal terus terjadi.

Namun di sisi lain, bila ada pengurangan interaksi, kegiatan ekonomi menjadi turun.

"Nah ini situasi di mana kita tidak bisa melakukan bersamaan (membatasi interaksi atau membebaskan interaksi), tapi kita harus memilih," ungkap Anies.

Anies menyampaikan, DKI lebih memilih membatasi interaksi demi kesehatan warganya. Sebab, kesehatan dan keselamatan warga menjadi prioritas dalam melayani warganya.

Baca Juga

Karyawan Bank DKI Kumpulkan Donasi Rp5 Miliar untuk Tangani COVID-19

Berdasarkan epidemiologi dari para ahli kesehatan, kata dia, saat ini reproduksi virus COVID-19 di Jakarta berada di poin 1. Artinya, orang yang terinfeksi corona hanya menularkan satu orang, sementara pada bulan Maret lalu satu orang dapat menjangkiti 3-4 orang lain.

“Alhamdulillah selama dua bulan ini warga Jakarta berhasil secara bersama-sama menurunkan angka reproduksi virus. Semula berada di poin 3,5 sampai 4,5 sekarang turun di angka 1," pungkasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 PDIP Berharap Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Hadapi COVID-19
Indonesia
PDIP Berharap Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Hadapi COVID-19

"Di hari kemenangan yang fitri ini, terbangunlah sebuah momentum solidaritas nasional yang memperkuat semangat gotong-royong untuk saling memaafkan, saling berbagi dan berbela rasa," ujar Hasto

Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Segera Jalani Sidang Kasus Suap Harun Masiku
Indonesia
Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Segera Jalani Sidang Kasus Suap Harun Masiku

Dengan pelimpahan ini, Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan terhadap Wahyu dan Agustiani.

Jokowi Bakal Bangun 'Terowongan Silaturahmi' Istiqlal-Katedral
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (17/7): 83.130 Positif, 41.834 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (17/7): 83.130 Positif, 41.834 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.462 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Jokowi Cek Penanganan COVID 19 di Jatim
Indonesia
Jokowi Cek Penanganan COVID 19 di Jatim

Berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas pada Kamis pagi dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ
Indonesia
Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ

Jika sudah memenuhi unsur pidana, maka status kasus itu akan naik ke penyidikan.

Ikatan Pesantren Duga Ada yang Ingin Memecah Belah Umat Melalui Isu COVID-19
Indonesia
Ikatan Pesantren Duga Ada yang Ingin Memecah Belah Umat Melalui Isu COVID-19

Gus Zaini juga menyayangkan sikap beberapa orang yang mempolitisasi keadaan.

Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Tancap Gas Persiapkan Perhelatan Formula E
Indonesia
Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Tancap Gas Persiapkan Perhelatan Formula E

"Tapi dalam hal ini Setneg (Sekretaris Negara) memberikan persetujuan (Formula E di Monas), saya pikir ya jalan aja," kata Judistira

KPK Beberkan Kronologi Keributan Anak Amien Rais dengan Nawawi Pamolango
Indonesia
KPK Beberkan Kronologi Keributan Anak Amien Rais dengan Nawawi Pamolango

KPK membeberkan kronologi keributan yang melibatkan putra mantan Ketua MPR Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango

Tolak Eksepsi Irjen Napoleon Bonaparte, Hakim Minta Sidang Lanjut Terus
Indonesia
Tolak Eksepsi Irjen Napoleon Bonaparte, Hakim Minta Sidang Lanjut Terus

Atas dasar itu pula, hakim memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara tersebut.