Anies: Anggaran IKN Lebih Baik untuk Pendidikan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 07 Desember 2023
Anies: Anggaran IKN Lebih Baik untuk Pendidikan
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan setelah menghadiri acara uji gagasan dengan mahasiswa di Universitas Prof Hazairin di Bengkulu pada Rabu (06/12/2023). ANTARA/Hendri Sukma Indrawan

MerahPutih.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menjadi satu-satunya capres yang menolak pemindahan ibu kota dari Jakarta.

Anies menyatakan, anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara lebih baik dialokasikan untuk sektor pendidikan.

Hal ini disampaikan saat Anies menghadiri acara uji gagasan dengan para mahasiswa di Universitas Prof Hazairin di Bengkulu, Rabu (6/12).

Baca Juga:

Prabowo Tambah Anggaran Pembangunan IKN jika Menang Pilpres 2024

"Sekarang kita punya uang, tapi uang kita terbatas. Nah dengan uang terbatas untuk anak-anak kita bisa bersekolah sampai selesai, untuk mengangkat guru-guru yang selama ini hanya honorer," katanya saat menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa, seperti dikutip Antara.

Anies mengatakan bahwa Indonesia harusnya membangun kualitas manusia, terutama melalui bidang pendidikan. Terlebih lagi, hanya 7 persen anak-anak di Indonesia yang mencapai bangku perguruan tinggi.

"Saya melihat masalah pendidikan di Indonesia itu seperti piramid jumlah bangkunya. SD itu lengkap siapa pun anak Indonesia bangkunya cukup maka apabila ada 5,6 juta anak lahir maka bangku SD kelas satu cukup, namun saat mereka lulus SD maka jumlah bangku SMP jeblok," jelas Anies.

Menurut Anies, bangku SMP di daerah tidak sampai 60 persen menampung lulusan siswa SD. Lalu SMA lebih kecil lagi jumlah bangkunya, begitupun jumlah bangku perguruan tinggi.

"Itu artinya kita harus menambah bangku sekolah kita jauh dari merata," ungkapnya.

Baca Juga:

Pernyataan Pj Heru Tak Selaras dengan Jokowi Soal IKN Kota Masa Depan

Ia ingin agar urusan mendasar negara ini diselesaikan terlebih dahulu sebelum mulai membangun IKN.

"Tetapi apakah hari ini urusan mendasar kita sudah diselesaikan dan bila ada alokasi anggaran Rp 400 triliun ke sana (IKN), bayangkan kalau Rp 400 triliun itu untuk guru honorer, untuk bangun sekolah, untuk uang kuliah, bisa lebih murah karena dialokasikan subsidi," tandas dia.

KPU RI pada Senin, (13/11), telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil Pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada Selasa, (14/11), pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (*)

Baca Juga:

PKS Sebut Pernyataan Heru Budi Lukai Hati Jokowi: Masa IKN Diisi ASN Malas

#Breaking #Anies Baswedan #IKN Nusantara
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir
Bagikan