Anies Akui Palyja tak Kooperatif soal Swastanisasi Air Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pasar Induk Kramat Jati (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap untuk mengambil alih pengelolaan air Jakarta.

Namun, sambung Anies, pihaknya serius untuk mengambil langkah menyetop swastanisasi air bersih justru perusahaan air Palyja tak pernah kooperatif dalam proses negosiasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

"Tapi kita perlu sampaikan Palyja tidak kooperatif dan itikad untuk bertanggungjawab atas penyediaan air warga jakarta. tidak muncul disitu. kita jalan yang sudah ada sbil kita bicara terus sambil Palyja kooperatif," ujar Anies di Jakarta, Jumat (10/5)

Tidak kooperatifnya perusahaan air itu, kata Anies, tidak pernah mendatangi pertemuan rapat terbatas yang sudah dijanjikan. Palyja, kata Anies, membuktikan bahwa perusahaan tersebut tak pernah serius menangani soal air bersih di Ibu Kota.

"(Palyja) meeting aja susah. tidak seperti Aetra. Aetra itu responsif. teman-teman juga bisa lihat proses pembangunannya selama 20 tahun dari situ bisa dibandingkan juga mana yang lebih bertanggungjawab dan tidak," tuturnya.

Anies pun memperingati Palyja untuk lebih bertanggung jawab untuk memastikan air bersih bagi warga Jakarta.

Diketahui, hari ini Pemprov DKI melalui Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum mendatangi Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) untuk berkonsultasi atas masalah yang saat ini belum juga terselesaikan.

Pengelolaan air Palyja. Foto: ANTARA

"karena ini semua tidak lebih tidak bukan untuk jakarta punya akses air bersih. dan kalau terhambat perusahaan swasta seperti ini, ya ini masalah. nah kita konsultasi sama KPK insya Allah bisa ada ruang-ruang hukum yang bisa dipakai untuk menjalankan ini," pungkasnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH