Anies Akui Dirjen Perkeretaapian Terbitkan Rekomendasi Bangunan Stasiun LRT Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pertanyaan para wartawan di Balai Kota (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Dinas Perhubungan (Dishub) rencananya akan mengeluarkan rekomendasi teknis sebagai syarat dari Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk bisa mengeluarkan izin pengoperasian kereta Lintas Rel Terpadu (LRT).

Kemudian surat penugasan dari PT.Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada LRT Jakarta yang khusus terkait sarana, surat ditandatangani oleh Jakpro dan LRT Jakarta.

Setelah itu izin pembangunan yang harus diajukan Jakpro ke gubernur setelah terbitnya izin usaha prasarana dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Setelah selesai, lanjut Anies, maka tinggal Perjanjian Kerjasama (PKS) ditandatangani.

LRT Jakarta
LRT Jakarta (Foto: antaranews)

"Sehubungan dengan diberlakukannya imbreng, sarana itu harus dilakukan, jadi untuk nanti izin operasi sarana itu masih dibutuhkan, satu IMB untuk seluruh stasiun yang saat ini sedang diurus," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

Meski demikian, Anies mengaku, Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah menerbitkan rekomendasi teknis untuk prasarana jalan dan bangunan stasiun serta safety assessment pengoperasian LRT.

"Sudah diterbitkan oleh Dirjen Perkeretaapian adalah rekomendasi teknis yang diterbitkan untuk prasarana jalan dan bangunan stasiun serta safety assessment proyek pengoperasian," jelasnya.

Namun untuk depo LRT masih belum rekomendasi teknis hasil monitoring dan evaluasi dari Dishub terkait LRT, lantaran masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

"Baru rekomendasi teknis untuk prasarana jalan dan bangunan stasiun jadi masih baru terbatas, yang lainnya masih belum," pungkasnya.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo