Anies Akui Banyak Anak di Jakarta Terpapar Corona Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa banyak anak di ibu kota terkonfirmasi positif virus corona.

Hal itu dikatakan Anies melalui chanel Youtube resmi Pemprov DKI dalam memperingati Hari Anak Nasional.

Baca Juga:

Wapres Semangati Anak-anak untuk Optimistis di Masa Pandemi

Namun, orang nomor satu DKI itu tak menyebut secara gamblang berapa jumlah bocah di Jakarta yang terpapar penyakit corona.

"Kalau lihat statistik, anak-anak di Indonesia yang terkena COVID-19 itu jumlahnya cukup banyak. Dan kalau kita perhatikan terutama di Jakarta ini kita memiliki jumlah yang besar," ujar Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyampaikan PSBB transisi, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyampaikan PSBB transisi, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Menurut Anies, buat orang tua di masa pandemi corona ini bukan pekerjaan yang mudah dalam mendidik anak di rumah.

Anies juga mengakui bahwa ia bersama sang istri Fery Farhati mengalami kesulitan mendidik buah hatinya yang harus belajar dan beraktivitas di rumah akibat COVID-19.

"Kami berdua mengalami yang sama, kok. Kita juga mengalami kerumitan karena anak-anak yang harus berada di rumah terus," tuturnya.

Baca Juga:

Ini Pesan Ibu Negara di Hari Anak

Anak-anak juga, kata Anies, sudah mulai bosan karena sudah terlalu lama di rumah.

"Mereka sudah bosan melampaui batas kebosanan yang pernah mereka bayangkan dan saya rasa ini dialami oleh semua anak," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Diskotek Belum akan Dibuka, Pengusaha Hiburan Ancam Kembali Geruduk Kantor Anies

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana
Indonesia
Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana

Di UU Pilkada maupun peraturan KPU tidak mengatur sanksi pidana untuk pelanggar protokol kesehatan tapi ada UU lain di luar UU pilkada

 Jadi Menteri Terpopuler, Prabowo Tak Besar Kepala
Indonesia
Jadi Menteri Terpopuler, Prabowo Tak Besar Kepala

"Tidak sama sekali jadi membuat beliau besar kepala, karena itu subyektifitas responden. Pak Prabowo posisinya ingin kerja saja. Selebihnya silakan di nilai positif dan negatifnya," ujar Dahnil

LBH GP Ansor Nilai Anies Bikin Masalah Baru Berlakukan Ganjil Genap untuk Motor
Indonesia
LBH GP Ansor Nilai Anies Bikin Masalah Baru Berlakukan Ganjil Genap untuk Motor

LBH GP Ansor DKI Jakarta telah melakukan konsolidasi internal

Lama Tuntutan Bui 2 Eks Brimob Peneror Novel Baswedan Terjawab Hari Ini
Indonesia
Lama Tuntutan Bui 2 Eks Brimob Peneror Novel Baswedan Terjawab Hari Ini

Kedua terdakwa tidak dihadirkan di Pengadilan saat pembacaan tuntutan.

Jumlah Pasien COVID-19 yang Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Berkurang
Indonesia
Jumlah Pasien COVID-19 yang Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Berkurang

Jumlah pasien yang dirawat pada hari ini berkurang 44 orang

 Habis Sidak Gudang Bulog Kelapa Gading, Buwas Bilang Begini!
Indonesia
Habis Sidak Gudang Bulog Kelapa Gading, Buwas Bilang Begini!

Buwas juga memperlihatkan sejumlah unit gudang terisi penuh oleh beras

Robot Damkar Besutan UNEJ Menuju Final KRI 2020
Indonesia
Robot Damkar Besutan UNEJ Menuju Final KRI 2020

Tim robot CDAST akan tampil di final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang akan digelar November mendatang.

 Corona Merebak, Anies Imbau Perusahaan di DKI Hentikan Kegiatan
Indonesia
Corona Merebak, Anies Imbau Perusahaan di DKI Hentikan Kegiatan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada seluruh perusahaan di ibu kota untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan, terkait merebaknya pandemi corona.

  196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja
Indonesia
196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja

"Kami melakukan pendataan di lapangan masih menemukan ada 196 masjid yang belum patuh akan SE Kemenag Solo," ujar Musta'in.

Pimpinan DPR Tegaskan Perlunya Revisi PKPU untuk Dorong Cakada Jadi Influencer
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Perlunya Revisi PKPU untuk Dorong Cakada Jadi Influencer

Cakada harus menjadi garda depan dalam mempromosikan akan kenormalan baru