Anies Akui Awal Ajang Formula E Tak Hasilkan Keuntungan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswesan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswesan mengatakan bahwa awal-awal tahun penyelenggaraan perhelatan Formula E tidak menghasilkan keuntungan ataupun tidak balik modal.

"Nah sebagai sebuah kegiatan yang baru, memang di tahun 1 sampai 4, mereka mengalami apa yang mereka sebut tidak untung," ucap Anies seusai menghadiri rapat paripurna pengesahan APBD perubahan tahun 2019 di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/9).

Baca Juga:

Gelar Formula E, Pemprov DKI tak Libatkan Pemerintah

Namun, orang nomor satu di Jakarta itu merasa beruntung perhelatan balap mobil berenergi listrik itu diadakan di Jakarta pada tahun ke-6, dimana Anies mengklaim Formula E sudah melewati masa balik modal.

Ajang balap mobil Formula E. (Foto: Facebook/Anies Baswedan)
Ajang balap mobil Formula E. (Foto: Facebook/Anies Baswedan)

Dengan begitu, Anies meyakini pergelaran balap mobil bebas emisi tersebut bisa menghasilkan keuntungan.

"Jadi itu bukan berarti selalu rugi. Jadi itu fase pertumbuhan. Sama seperti kalau usaha, pasti ditahun-tahun pertama anda akan merasakan break even point," ucap Anies.

Formula E merupakan sebuah kegiatan yang baru berusia 6 tahun, maka mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai wajar jika pada awal-awal masa penyelenggaraannya tidak menghasilkan keuntungan.

"Nah sekarang mereka sudah masuk break even point. Maka sponsor dan lain-lain sekarang sudah lengkap. Jadi Jakarta itu masuknya di waktu yang tepat," tuturnya.

Baca Juga:

Kepala Dishub DKI Bocorkan Lokasi Sirkuit Balap Formula E

Seperti diketahui, Pemprov DKI telah mengusulkan anggaran sebanyak 20,79 juta poundsterling atau sebesar Rp360 miliar dalam rancangan APBD perubahan 2019 yang telah disepakati bersama Banggar DPRD DKI.

Adapun, pengajuan anggaran Rp900 miliar tersebut memiliki rincian biaya untuk penyelenggaraan sebesar 22 juta poundsterling atau sekitar Rp378 miliar dan biaya asuransi 35 juta euro atau sekitar Rp556 miliar. Dinas juga menyiapkan anggaran Rp600 juta untuk sosialisasi pra Formula E dalam kegiatan Jakarta Fun Race 2019.

Dengan demikian total rencana anggaran untuk penyelenggaraan balap Formula E adalah senilai Rp 1,3 triliun. (Asp)

Baca Juga:

Jakarta Gelar Formula E 2020, Anies: Potensi Ekonomi Capai Rp 1,2 Triliun

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH