berita-singlepost-banner-1
Anies: 50 Tenaga Medis DKI Terinfeksi Corona, 2 Meninggal Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Foto: MP/Asropih
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan ada sebanyak 50 tenaga medis di ibu kota yang terinfeksi virus corona. Kemudian 2 di antaranya meninggal dunia.

Anies mengatakan, mereka yang terpapar virus mematikan itu tersebar di 24 Rumah Sakit (RS) seluruh Jakarta. Menurut Gubernur, jumlah ini bertambah enam orang dari data yang disampaikan pada Selasa (24/3) lalu.

Baca Juga

Jumlah Kasus Positif COVID-19 Melonjak Jadi 893 dan 78 Orang Meninggal Dunia

"Jumlah tenaga medis yang terpapar di Jakarta saja itu sampai 50 orang. Jadi angka itu menggambarkan betapa besarnya risiko. Ada dua yang meninggal dan ini terjadi di 24 rumah sakit di seluruh Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/3).

coona
Ilustrasi

Oleh karena itu, kata Anies, Pemprov DKI akan menaruh perhatian lebih pada tenaga kesehatan dalam menghadapi COVID-19 ini dengan Alat Pelindung Diri (APD).

"kemudian kedua juga tes covid rapid test yang alat tesnya dimiliki sekarang diprioritaskan pertama adalah untuk seluruh tenaga medis, sehingga mereka memiliki rasa tenang dan juga bila ada gejala awal, mereka cepat bisa tertangani," jelas Anies.

Baca Juga

Krisis COVID-19, Bagi-Bagi 29,3 Juta BLT Sanggup Jaga Daya Beli Rakyat?

Sementara itu Ketua II Gugus Tugas DKI Jakarta Catur Laswanto mengatakan bahwa hingga saat ini terdapat 495 pasien positif corona dan meninggal 48 orang, kemudian sebanyak 604 orang sudah diizinkan pulang.

"Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sudah sembuh 29 orang, dan yang meninggal 48 orang," tutup pejabat Pemprov DKI itu. (Asp)

Kredit : asropih

berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6