Anies: 283 Jenazah Kasus Corona Dimakamkan Sesuai Protap WHO Seorang peziarah melintasi pemakaman di TPU Pondok Ranggo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2020). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, jumlah orang yang meninggal dunia karena virus corona hingga saat ini mencapai 283 korban. Data itu dikumpulkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sejak kasus pertama, pada 6 Maret 2020 lalu.

Orang nomor satu di Jakarta itu menyampaikan bahwa 283 orang itu telah dimakamkan dengan protap jenazah pasien corona yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Baca Juga:

Saran Rizal Ramli ke Jokowi Atasi COVID-19: Jangan Gengsi

"Sejak tanggal 6 (Maret) dimulai ada kejadian pertama itu sampai dengan kemaren tanggal 29 (Maret) itu ada 283 kasus," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (30/3).

Anies menerangkan bahwa korban yang meninggal ini tidak semuanya dinyatakan positif corona. Beberapa di antaranya masih berstatus suspect corona namun sudah wafat sebelum hasil tesnya keluar.

Anies Baswedan perpanjang masa tanggap darurat Jakarta. (Foto: Antara)
Anies Baswedan perpanjang masa tanggap darurat Jakarta. (Foto: Antara)

"Ini adalah mungkin mereka-mereka yang belum sempat dites karena itu tidak bisa disebut sebagai positif atau sempat dites tapi belum ada hasilnya," jelasnya.

Baca Juga:

Penularan COVID-19 Marak Lewat Sentuhan, Masyarakat Diingatkan Rajin Cuci Tangan

Meski demikian, kata dia, pasien yang belum positif juga harus dimakamkan dengan protap corona. Protokolnya membungkus jenazah dengan plastik hingga petugas harus kenakan alat pelindung diri (APD).

"Protapnya itu di antaranya bahwa jenazah dibungkus dengan plastik, menggunakan peti, lalu harus dimakamkan kurang dari 4 jam, lalu petugasnya menggunakan APD," tutupnya.

Akun resmi Pemprov DKI tentang corona yakni corona.jakarta.go.id mengumumkan bahwa kasus positif corona di DKI Jakarta sudah mencapai 727 pasien, dan korban meninggal dunia sebanyak 78 orang. (Asp)

Baca Juga:

Ketua DPR Dukung Karantina Wilayah Cegah COVID-19


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH