Angkatan Udara AS Rilis Gambar Prototipe Pesawat B-21 Stealth Bomber Merupakan bagian konsep dari 3 pesawat pembom siluman. (Foto: geekwire)

ANGKATAN Udara Amerika Serikat baru saja meluncurkan hasil rendering fotorealistik resmi baru dari pesawat pembom B-21 Long-Range Strike Bomber.

Angkatan Udara dan produsen pembom, Northrop Grumman, menerbitkan tiga konsep baru pembom siluman, menunjukkan pesawat next-generation di berbagai hanggar militer.

Baca juga:

Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista

1
Kerjasama antara USAF dan Northrop Grumman. (Foto: nationalinterest)

Gambar konsep yang dirilis di halaman media sosial Angkatan Udara AS menunjukkan B-21 di hanggar di Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth, Dakota Selatan, Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, dan di Pangkalan Angkatan Udara Dyess, Texas.

Seperti yang dilaporkan Military.com, tahun lalu, Angkatan Udara AS mengumumkan pangkalan operasional pertama B-21 akan berada di Ellsworth, yang juga akan menjadi lokasi unit pelatihan formal pertama untuk pesawat pembom itu.

Pihak Angkatan Udara AS juga mengklaim penerbangan perdana pesawat pembom itu akan dilakukan pada 2021. Namun, seperti yang dilaporkan The Drive, layanan tersebut kemudian mengklarifikasi bahwa ini akan menjadi tanggal yang paling awal dan mungkin perlu waktu lebih lama untuk mencapai pencapaian itu.

Baca juga:

Kekuatan Udara Tiongkok Bersiap Saingi Amerika

2
Ellsworth dipilih sebagai pangkalan operasional pertama dari B-21. (Foto: northropgrumman)

"B-21 akan menjadi pesawat pembom jarak jauh yang sangat mampu bertahan yang mampu membawa berbagai macam pesawat," jelas pihak Angkatan Udara AS melalui postingan media sosial.

Angkatan Udara AS menganugerahi Northrop kontrak yang menggiurkan yang awalnya bernilai Rp318 triliun pada tahun 2015. Namun, total biaya diperkirakan menjadi lebih dari dua kali lipat dengan melebihi USD55 miliar atau sekitar Rp816 triliun selama masa program.

Sesuai informasi dari NationalInterest.org, pembuatan pesawat B-21 diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp8,9 triliun. (lgi)

Baca juga:

Jepang Bangun Jet Tempur untuk Hadapi Korut dan Tiongkok

Kredit : leonard


Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH