Angkat Tema 'Saling Silang', Synchronize Fest 2025 Bawa Ruang Kolaborasi Seni Rupa

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 11 September 2025
Angkat Tema 'Saling Silang', Synchronize Fest 2025 Bawa Ruang Kolaborasi Seni Rupa

Synchronize Fest 2025 bawa tema Saling Silang. Foto: MerahPutih.com/Febrian Adi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Merayakan perjalanan selama satu dekade, Synchronize Festival 2025 bakal segera digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran.

Tahun ini, Synchronize mengangkat tema “Saling Silang.” Tema ini bersumber dari simbol angka romawi “X,” yang dimaknai sebagai lambang perjumpaan lintas generasi, lintas genre, hingga lintas energi kreatif.

Semangat kolaborasi tahun ini diwujudkan lewat kerja sama dengan kolektif seni kontemporer ruang rupa. Menariknya, Demajors sebagai penggagas Synchronize Festival dan ruangrupa, sama-sama merayakan usia ke-25 pada 2025.

Baca juga:

Synchronize Festival X: Satu Dekade, Ratusan Penampil, dan Pertemuan Besar Lintas Zaman

“Demajors dan ruangrupa tumbuh bersama selama 25 tahun. Meski bidangnya berbeda, orang-orangnya saling beririsan. Dalam perjalanannya, ruangrupa banyak berkolaborasi dengan Synchronize, membawa semangat kebersamaan,” tutur Ade Darmawan, inisiator ruangrupa.

Kolaborasi dua entitas yang sama-sama menekankan inklusivitas seni ini ditampilkan di Hall D2 JIEXPO. Di area tersebut, ruangrupa dan demajors tidak hanya menghadirkan karya, tetapi juga membuka ruang baru tempat musik dan seni rupa berinteraksi, melahirkan kosmos segar.

Pameran ini melibatkan sejumlah perupa dan kolektif dari berbagai daerah, di antaranya ruangrupa (Jakarta), Serrum (Jakarta), Grafis Huru Hara (Jakarta), Forum Sudut Pandang (Palu), Gelanggang Olah Rasa (Bandung), Hysteria (Semarang), Komunitas Gubuak Kopi (Solok), Komunitas KAHE (Maumere), Rumah Budaya Sikukeluang (Pekanbaru), Serbuk Kayu (Surabaya), SIKU Ruang Terpadu (Makassar), Sinau Art (Cirebon), TrotoArt (Jakarta), Susur Galur (Pontianak), Tepian Kolektif (Berau), Taring Padi (Yogyakarta), Jatiwangi Art Factory (Majalengka), Tudgam (Kuningan), Girls Pay The Bills (Jakarta), Katakerja (Makassar), Prewangan (Tuban), Kanotbu (Banda Aceh), Cut and Rescue (Jakarta), STUFFO & GudRnD (Jakarta), Riwanua (Makassar), Simpasio (Larantuka), Pasirputih (Lombok), Indonesia Art Movement (Jayapura), Makmur Djaja (Jakarta), dan masih banyak lainnya.

Baca juga:

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Tak Sabar Tampil di Synchronize Fest 2025

“Di usia 10 tahun Synchronize, 25 tahun demajors dan ruangrupa, momen ini terasa tepat untuk dirayakan bersama,” lanjut Ade Darmawan.

Tak hanya itu, edisi kali ini juga menghadirkan ratusan musisi yang menjadi representasi wajah musik Indonesia beserta lingkar ekosistemnya. (Far)

#Synchronize Fest #Musik #Konser Musik #Festival
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Mahalini Tuangkan Kerinduan kepada sang Ibunda lewat Lagu 'Sisa Rasa'
Perasaan rindu serta cinta yang tak ikut pergi menjadi inti dari kisah yang dituangkan dalam lagu ini.
Dwi Astarini - 2 jam, 26 menit lalu
Mahalini Tuangkan Kerinduan kepada sang Ibunda lewat Lagu 'Sisa Rasa'
ShowBiz
LANY Gambarkan Ketakutan Kehilangan Orang Tercinta dalam 'Stuck'
Lewat lagu ini, LANY menuturkan perasaan seseorang yang telah terikat begitu dalam dengan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - 2 jam, 37 menit lalu
LANY Gambarkan Ketakutan Kehilangan Orang Tercinta dalam 'Stuck'
ShowBiz
Tulus dan Idgitaf Raih Penghargaan Utama, ini Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026
Malam puncak penghargaan musik Tanah Air yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
Dwi Astarini - 2 jam, 49 menit lalu
Tulus dan Idgitaf Raih Penghargaan Utama, ini Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026
ShowBiz
for Revenge Angkat Kisah Kehilangan dan Kesendirian Lewat Lagu 'Saat Kubenci Dunia dan Seisinya'
for Revenge menyampaikan kisah kehilangan, kesendirian, dan kerinduan terhadap sosok yang pernah menjadi tempat bersandar lewat lagu 'Saat Kubenci Dunia dan Seisinya'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
for Revenge Angkat Kisah Kehilangan dan Kesendirian Lewat Lagu 'Saat Kubenci Dunia dan Seisinya'
ShowBiz
Black Horses Ukir Kemenangan Perdana di AMI Awards 2026 Lewat Album 'Jahanam'
Black Horses memenangkan Album Rock Terbaik AMI Awards 2026 lewat Jahanam, album studio ketiga yang menjadi rilisan perdana bersama Firefly Records.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Black Horses Ukir Kemenangan Perdana di AMI Awards 2026 Lewat Album 'Jahanam'
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Ajak Lepas Beban Lewat Lagu 'Cobra', Ini Makna Lirik Lagunya
Lisa BLACKPINK menghadirkan “Cobra”, lagu unggulan album PRESS PLAY yang mengangkat tema kebebasan, kepercayaan diri, dan menikmati hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Lisa BLACKPINK Ajak Lepas Beban Lewat Lagu 'Cobra', Ini Makna Lirik Lagunya
ShowBiz
DWP26 Tambah Banyak Nama Besar untuk Lineup Fase Kedua, ARTBAT B2B R3HAB Siap Tampil
DWP26 mengumumkan fase kedua lineup untuk 11–13 Desember 2026 di JIEXPO Kemayoran. ARTBAT B2B R3HAB menjadi salah satu penampil utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
DWP26 Tambah Banyak Nama Besar untuk Lineup Fase Kedua, ARTBAT B2B R3HAB Siap Tampil
ShowBiz
Dari Masa Vakum hingga Kembali Berkarya, NALARA Tuangkan Perjalanan dalam Album 'BIAS'
Band folk indie rock asal Subang, NALARA, memperkenalkan album BIAS yang merangkum perjalanan bermusik sejak 2018, termasuk masa vakum dan rilisan digital.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Dari Masa Vakum hingga Kembali Berkarya, NALARA Tuangkan Perjalanan dalam Album 'BIAS'
ShowBiz
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
Marvelous tampil dalam kompetisi beatbox yang berlangsung di Warsawa, Polandia, pada 25 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
ShowBiz
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
Andrea Bocelli sukses menggelar Romanza 30th Anniversary World Tour di JIExpo Jakarta. Lea Simanjuntak dan Rusanda Panfili turut memeriahkan konser.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
Bagikan