Angka Kesembuhan Penderita Corona Indonesia di Bawah Rata-rata Global Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Muhammad Zulfikar

MerahPutih.com - Angka kesembuhan pasien COVID-19 secara nasional sebesar 46,06 persen. Kondisi itu masih berada di bawah rata-rata global sebesar 56,55 persen.

Persentase kesembuhan tersebut berdasarkan total kasus sembuh yang mencapai 30.785 orang per Selasa pukul 12.00 WIB dari total kasus terkonfirmasi positif di tanah air mencapai 66.226 orang.

Baca Juga:

Penderita Corona Terus Melonjak, Anak Buah Anies Dinilai Kurang Tegas

"Jika kita total keseluruhan maka angka sembuh kita mencapai 46,06 persen. Memang angka ini masih di bawah rata-rata global sebanyak 56,55 persen," kata Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangannya di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/7).

Ada 19 provinsi yang persentase kesembuhannya di atas rata-rata global. Sembilan provinsi memiliki persentase pasien sembuh COVID-19 lebih dari 80 persen.

"Di antaranya di Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Gorontalo, Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung," jelas Yurianto.

Wisma Atlet emergency hospital, Kemayoran, Jakarta.
Perawatan pasien COVID-19 RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (Foto: Antara)

Kasus kematian akibat COVID-19 berada pada angka 3.309. Diketahui ini setara dengan 4,99 persen atau relatif sedikit lebih tinggi dibandingkan angka global yaitu 4,64 persen.

"Ini adalah rata-rata nasional tapi kalau kita rinci lebih lanjut sebenarnya sudah ada 20 provinsi yang angka kematiannya di bawah 4,69 persen," kata dia.

Terdapat 11 provinsi yang angka kematiannya di bawah dua persen di antaranya Jambi, Nusa Tenggara Timur, Papua, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Bali, Kalimantan Timur dan Papua Barat.

Yurianto mengatakan, angka tersebut diharapkan dapat terus turun dengan semakin baiknya layanan kesehatan yang diberikan pada masyarakat di rumah sakit.

Baca Juga:

Kemenkes Tetapkan Biaya Rapid Test Rp150 Ribu, DPR: Aturan Harus Dibarengi Sanksi

Di samping itu, jika melihat pada angka testing COVID-19 yang dilakukan, maka secara nasional jumlahnya di baru mencapai 3.394 per satu juta penduduk.

Angka tersebut adalah rata-rata nasional. Ada lima provinsi dengan angka testing cukup tinggi, di antaranya DKI Jakarta telah melakukan sebanyak 26.527 tes per satu juta penduduk.

Sumatera Barat dengan 9.124 tes per satu juta penduduk, Bali 8.870 tes per satu juta penduduk, Sulawesi Selatan 6.288 tes per satu juta penduduk dan Papua 5.440 tes per satu juta penduduk.

Secara umum, ujar dia, pemerintah saat ini harus lebih fokus pada beberapa provinsi yang kecenderungan angka kasus positifnya meningkat. (Knu)

Baca Juga:

Syuting Film Sudah Diperbolehkan, Begini Protokol Kesehatannya yang Super Ketat


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH