Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Indonesia Samai Rata-rata Dunia Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay/TheDigitalArtist

Merahputih.com - Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisamito, menyebut angka kesembuhan pasien Corona di Indonesia per 10 Agustus 2020 sudah sama dengan rata-rata dunia yaitu 64,7 persen.

"Dunia juga 64,7 persen," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan oleh kanal YouTube milik Sekretariat Presiden, Selasa (11/8).

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia juga berada di bawah rata-rata dunia. Kasus aktif artinya kasus pasien-pasien yang masih dianggap sakit hingga harus menjalani perawatan atau isolasi.

Baca Juga:

COVID-19 di DKI Makin Meroket, Anies Didorong Bikin Gugus Tugas Perkantoran

Indonesia memiliki 30,8 persen kasus aktif, sementara rata-rata kasus aktif dunia 31,5 persen. Hanya, yang masih jadi catatan adalah tingkat kematian pasien COVID-19 Indonesia.

Rata-rata pasien COVID-19 yang meninggal di Indonesia 4,5 persen, sementara rata-rata dunia hanya 3,64 persen.

"Tujuan kita bersama adalah menurunkan angka kematian Indonesia, kalau bisa di bawah dunia. Dan kesembuhannya Indonesia kalau bisa di atas rata-rata dunia," ungkap Wiku.

Arsip Foto. Petugas medis melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 pada penumpang pesawat Citilink rute Surabaya-Pontianak di Kantor Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2020). (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)
Arsip Foto. Petugas medis melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 pada penumpang pesawat Citilink rute Surabaya-Pontianak di Kantor Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2020). (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)

Dia memastikan, pemerintah terus fokus pada penanganan kasus agar pasien bisa sembuh dan menurunkan angka kematian, terutama pada kasus bergejala. Namun ada kekhawatiran kasus di Indonesia bisa menembus 1 juta dengan kecenderungan penemuan pasien COVID-19 tanpa gejala.

Wiku mengatakan demi mencegah hal tersebut pemerintah juga melakukan peningkatan kewaspadaan pemerintah daerah untuk melakukan isolasi mandiri terutama untuk pasien positif tanpa gejala (OTG).

"Mendorong isolasi mandiri untuk OTG sudah dilakukan oleh beberapa daerah, seperti Jakarta. Yang harus diperhatikan adalah perubahan perilaku potensi kasus OTG bisa dicegah apabila melakukan protokol kesehatan," kata dia.

Baca Juga:

Pemprov DKI Tutup 34 Perkantoran karena Karyawan Terinfeksi COVID-19

Menurutnya penambahan kasus sembuh perlu menjadi perhatian untuk mengurangi jumlah kematiannya, yang saat ini grafiknya sudah lebih rendah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes ) mencatat total pasien virus COVID-19 pada Selasa (11/8) hari ini menembus 128.776 orang.

Jumlah tersebut bertambah 1.693 orang dibandingkan dengan kemarin. Selain itu, terdapat penambahan 1.474 pasien sembuh sehingga totalnya menjadi 83.710 orang. Adapun kasus kematian bertambah 59 orang sehingga totalnya 5.824 orang. Selain itu ada juga jumlah suspek Covid-19 mencapai 85.928 orang. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH