Angka Kemiskinan DKI Melonjak, Komisi E Minta Anies Buka Lapangan Kerja Baru Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta ikut berkomentar ihwal angka kemiskinan di ibu kota mengalami peningkatan seiring hantaman pandemi COVID-19.

Ketua Komisi E DPRD DKI, Iman Satria meminta kepada Anies Baswedan untuk melakukan stimulus dengan membuka lapangan baru dan bukan hanya memberikan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak COVID-19.

"Rekrutmen orang-orang, makanya pak Anies memutuskan PJLP-PJLP itu tidak ada direview, tetap diperpanjang," ucap Iman di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).

Menurutnya, mempertahankan karyawan kontrak dengan tidak melakukan evaluasi merupakan upaya yang tepat untuk tidak memperparah angka kemiskinan di DKI. Kebijakan ini, ucapnya, sudah dilakukan Anies untuk memperbaiki ekonomi warga Jakarta.

"Padahal, PJLP itu kan direview, dilihat kinerjanya, kalau dia tidak perform kan tidak diperpanjang. Tetapi pak anies perlunakan supaya angka kemiskinan tidak turun lagi," ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Disamping itu, politikus Gerindra ini menegaskan, hal yang lumrah jika angka kemiskinan melonjak dengan munculnya wabah corona.

Mengingat pemerintah sendiri telah mengeluarkan kebijakan yang membatasi warga dan banyak juga bidang usaha yang belum dibuka guna menekan penyebaran kasus COVID-19.

"Kalau angka kemiskinan itu, pasti banyaklah dampaknya dari COVID-19," pungkas Iman.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 dalam Rapat Paripurna ke DPRD DKI, pada Senin (19/4) kemarin.

Dalam LKPJ, Anies menyebut, bila angka kemiskinan di ibu kota meningkat imbah dari pandemi COVID-19. Berdasarkan data, penduduk miskin di Jakarta pada September 2020 tercatat sebesar 496,84 ribu orang atau 4,69 persen.

Jumlah ini meningkat dibandingkan jumlah penduduk miskin Jakarta pada periode September 2019 sebesar 362,30 ribu orang atau sebesar 3,42 persen.

"Pandemi COVID-19 menjadi faktor penyebab kenaikan jumlah penduduk miskin di ibu kota," ucap Anies.

Meski demikian, Anies tetap melancarkan pembelaan, katanya, jumlah penduduk miskin di DKI itu merupakan yang terendah bila dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

"Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan persentase jumlah penduduk miskin nasional sebesar 27,55 juta orang atau 10,19 persen," papar Anies. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Respons Dewan Pers soal Vonis Dua Penganiaya Jurnalis Tempo
Indonesia
Respons Dewan Pers soal Vonis Dua Penganiaya Jurnalis Tempo

"Kami menghormati betul keputusan yang disampaikan hakim. Hanya demi keadilan, menjadi catatan penting dari (tuntutan) 1,5 tahun jadi (putusan) 10 bulan," terang Agung, ditemui usai persidangan, Rabu (12/1)

Viral Wanita Dapat Hasil COVID-19 Palsu, Bumame Farmasi Klarifikasi
Indonesia
Viral Wanita Dapat Hasil COVID-19 Palsu, Bumame Farmasi Klarifikasi

Pihak Bumame Farmasi sendiri langsung merespons cepat terkait pengakuan Zakiah tersebut

Jokowi: Pembukaan Sektor Usaha Harus Penuh Kehati-hatian
Indonesia
Jokowi: Pembukaan Sektor Usaha Harus Penuh Kehati-hatian

Penawaran kredit perbankan saat ini sudah relatif kondusif dengan suku bunga yang terus menurun dan likuiditas melimpah.

Miliki 800 Ribu Ton Beras Cadangan, Bulog Pastikan Kebutuhan saat Ramadan Cukup
Indonesia
Miliki 800 Ribu Ton Beras Cadangan, Bulog Pastikan Kebutuhan saat Ramadan Cukup

Perum Bulog memastikan persediaan cadangan beras pemerintah cukup untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat saat Ramadan.

Gerai Bursa Kerja Jakarta Barat Diserbu Pencari Kerja
Indonesia
Gerai Bursa Kerja Jakarta Barat Diserbu Pencari Kerja

Tingkat Kesempatan Kerja (TKK) di Jakarta meningkat tipis 0,51 persen poin pada Februari 2022.

DPRD Soroti 15 Kelurahan di Jakarta Belum Miliki Puskesmas
Indonesia
DPRD Soroti 15 Kelurahan di Jakarta Belum Miliki Puskesmas

Ada 15 kelurahan di Jakarta yang belum memiliki pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Bangun Simpang Temu Dukuh Atas, Anies: Jakarta Sejajar Kota-Kota Besar di Dunia
Indonesia
Bangun Simpang Temu Dukuh Atas, Anies: Jakarta Sejajar Kota-Kota Besar di Dunia

Pemerintah akan membangun Simpang Temu (transport hub) Dukuh Atas yang berlokasi di lahan bekas Pasar Blora, Menteng, Jakarta Pusat.

Absen di Piala Dunia FIBA, Timnas Indonesia Fokus Hadapi SEA Games 2023
Indonesia
Absen di Piala Dunia FIBA, Timnas Indonesia Fokus Hadapi SEA Games 2023

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) akan memfokuskan pelatihan menghadapi SEA Games Kamboja 2023.

Jokowi Bilang Gelaran MotoGP Mandalika Perlu Dievaluasi
Indonesia
Jokowi Bilang Gelaran MotoGP Mandalika Perlu Dievaluasi

Kendati demikian, kata Jokowi gelaran event MotoGP Mandalika memang masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi, diperbaiki. Kedepannya gelaran MotoGP di Mandalika jauh lebih baik lagi.

Viral Anjing Mati Digantung di Ambon, Polisi Harus Lakukan Penyidikan
Indonesia
Viral Anjing Mati Digantung di Ambon, Polisi Harus Lakukan Penyidikan

maraknya protes dan keresahan masyarakat terkait penganiayaan hewan belakangan ini, adalah bukti dari mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa tindakan penganiayaan tidak bisa dibiarkan.