Angka Kematian akibat COVID-19 Perlu Diwaspadai

MerahPutih.com - Penyebaran COVID-19 di tanah air belum jauh dari kata aman. Selain penyebaran yang belum bisa ditekan, tingkat pasien meninggal cederung tinggi.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, jumlah kasus meninggal terus bertambah.

Angka persentasenya sebesar 2,7 persen sejak awal Februari 2021.

Baca Juga:

India Minta Facebook dan Twitter Hapus Unggahan Kritik COVID-19

Padahal jika membandingkan dengan persentase kesembuhan dan kasus aktif yang membaik, persentase kematian harusnya dapat diturunkan.

Penurunan persentase dapat terjadi apabila kasus positif baru dapat seluruhnya sembuh.

"Kita tidak boleh hanya melihat pada kasus aktif dan kesembuhannya saja, tetapi juga perlu mewaspadai angka kematian yang tinggi dari beberapa provinsi,” beber Wiku dalam keterangan persnya, Rabu (28/4).

Melihat perkembangan pada pekan ini, kenaikannya mencapai 29,2 persen.

Tingginya angka kematian ini dikontribusikan 5 provinsi. Yakni Jawa Tengah bertambah 178 kasus, Sumatera Selatan naik 25 kasus, DKI Jakarta naik 20 kasus, Jawa Barat naik 18 kasus, dan Aceh naik 15.

Kelima provinsi ini diminta segera mengevaluasi penanganannya. Kabupaten/kota yang menyumbangkan angka kematian terbesar harus segera diidentifikasi.

Pemerintah daerah setempat diminta segera melakukan perbaikan pada kualitas penanganan pasien positif, utamanya pada gejala sedang dan berat.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan pemaparan kepada wartawan melalui tayangan daring, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, saat menyampaikan pemaparan kepada wartawan melalui tayangan daring, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)

Upaya testing dan tracing pun harus ditingkatkan untuk mengidentifikasi penularan sejak dini.

"Dan pemda setempat diminta terus berkoordinasi dengan pusat agar dapat tecapai sinkronisasi data yang baik," jelas Wiku.

Sehingga kenaikan angka kematian mingguan tidak bisa ditoleransi.

Untungnya, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan atau BOR (bed occupancy ratio), tidak menunjukkan kenaikan.

“Apabila rumah sakit menghadapi kendala atau kesulitan dalam mengahadapi kasus COVID-19, harap segera menghubungi Kementerian Kesehatan agar diberi bantuan segera,” pesan Wiku.

Di samping itu, progres penanganan kasus positif pada pekan ini terbilang cukup baik.

Ditandai menurunnya kembali penambahan angka kasus positif.

Minggu ini, penambahannya hanya 1,4 persen dari minggu sebelumnya sebesar 14,1 persen.

Dan secara per provinsi, kenaikan kasus tertinggi mingguan berada di Riau naik 930 kasus, Sumatera Barat naik 758 kasus, Kep Bangka Belitung naik 408, NTT naik 353, dan Sumatera Selatan naik 237 kasus.

Selanjutnya, pada perkembangan kesembuhan minggu ini naik 0,9 persen.

Ada 5 provinsi yang mencatatkan angka kenaikan tertinggi yaitu Jawa Barat naik 2.386, Kep Bangka Belitung naik 622, Riau naik 351 kasus, Kep Riau naik 239 kasus, dan Kalimantan Utara naik 208 kasus.

Baca Juga:

PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Perkembangan terkini pada kasus positif COVID-19, per 26 April 2021 terjadi penambahan harian pasien terkonfirmasi positif sebanyak 5.944 kasus.

Dengan jumlah kasus aktif ada 100.652 kasus atau persentasenya 6,1 persen dibandingkan rata-rata dunia 13,1 persen.

Jumlah kesembuhan sebanyak 1.501.715 kasus atau telah menembus angka 91,2 persen dibandingkan rata-rata dunia 84,8 persen.

Pada kasus meninggal sebanyak 44.771 kasus atau 2,7 persen dibandingkan rata-rata dunia 2,1%. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bermodal E-KTP, Bantuan Kompensasi COVID-19 Rp600 Ribu Bisa Diambil

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN

Pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

Seluruh Simpatisan Persija yang Diamankan Polisi Negatif COVID-19
Indonesia
Seluruh Simpatisan Persija yang Diamankan Polisi Negatif COVID-19

Sudah dipulangkan secara bertahap sejak pagi

Ini Kata Menpora Soal Kabar Penundaan PON Papua
Indonesia
Ini Kata Menpora Soal Kabar Penundaan PON Papua

Kemenpora membantah kabar yang beredar terkait penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua XX menjadi tahun 2022.

170 Sekolah di Bogor Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
170 Sekolah di Bogor Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Uji coba tersebut dilaksanakan selama satu bulan

Dinkes DKI Klaim Tidak Ada Kerugian Negara Dalam Pengadaan Masker 2020
Indonesia
Dinkes DKI Klaim Tidak Ada Kerugian Negara Dalam Pengadaan Masker 2020

Hasil temuan BPK tersebut tidak ada kejanggalan ataupun penyalahgunaan anggaran yang dilakukannya.

Unpad Terima 2.996 Mahasiswa dari Jalur SMUP
Indonesia
Unpad Terima 2.996 Mahasiswa dari Jalur SMUP

Hasil Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) untuk jenjang sarjana Jalur Mandiri, Jalur Prestasi, dan Jalur Internasional telah diumumkan, Jumat (2/7) pukul 18.30 WIB.

Ini Penyebab Banjir di Kemang hingga Sudirman Versi Anies Baswedan
Indonesia
Ini Penyebab Banjir di Kemang hingga Sudirman Versi Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau banjir di kawasan Jalan Sudirman dekat Pintu Air Sudirman Atmaja, Jakarta Pusat pada Sabtu (20/2) sore.

Kabar Terbaru Penanganan COVID-19, Angka Kesembuhan Harian di Atas Seribu
Indonesia
Kabar Terbaru Penanganan COVID-19, Angka Kesembuhan Harian di Atas Seribu

Kasus COVID-19 sembuh bertambah 1.141 orang pada Selasa (26/10).

Pemprov DKI Tanggapi Laporan LBH Jakarta soal Perlindungan Warga Pesisir
Indonesia
Pemprov DKI Tanggapi Laporan LBH Jakarta soal Perlindungan Warga Pesisir

Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menjelaskan, pencabutan itu untuk menanggapi laporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengenai warga pesisir dan pulau-pulau kecil.

Buat Padat Karya, Anggaran Pemulihan Ekonomi Bisa Bertambah Lagi
Indonesia
Buat Padat Karya, Anggaran Pemulihan Ekonomi Bisa Bertambah Lagi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci anggaran PEN 2021 sebesar Rp627,9 triliun fokus untuk lima bidang.