Anggota PP Pemukul Perwira Polisi Dengan Kayu Jadi Tersangka Massa Pemuda Pancasila (PP) melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/DPD/MPR, Jakarta, Kamis (25/11/2021). ANTARA/Handout/aa.

MerahPutih.com - Polisi terus melakukan mengembangkan kasus pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali saat mengamankan unjuk rasa di Gedung DPR, Kamis (25/11).

Dari hasil pengembangan, Polda Metro Jaya sudah menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut. Total ada lima tersangka yang semuanya merupakan anggota Pemuda Pancasila.

Baca Juga

Kondisi Terkini AKBP Dermawan Setelah Dikeroyok Oknum Pemuda Pancasila

"Ada penambahan tersangka berdasarkan hasil CCTV yaitu lima anggota ormas Pemuda Pancasila," Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (30/11).

Kelima tersangka itu masing-masing berinisial AS (18) yang mengejar dan memukul dengan tangan kosong, EH (35) memprovokasi dan memukul, DH (23) mengejar dan memukul, ACH (29) yang memukul AKBP Dermawan dengan kayu, serta MBK (23) memukul dengan tangan kosong.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjenguk Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (25/11). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjenguk Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (25/11). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain seragam ormas PP, gesper, sepatu, sebilah bambu, KTP hingga identitas sebagai anggota ormas.

"Kelimanya dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 212 KUHP tentang Perlawanan terhadap Pejabat yang sedang Menjalankan Tugasnya," pungkasnya.

Baca Juga

Demo Pemuda Pancasila di DPR Dibubarkan Paksa, Satu Polisi Terluka

Sebelumnya, Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum ormas Pemuda Pancasila saat unjuk rasa di depan Gedung DPR, Kamis (25/11) kemarin.

Padahal, AKBP Dermawan saat unjuk rasa berlangsung tengah bertugas mengamankan situasi lalu lintas dan menghimbau massa agar tidak menutupi jalur bus Transjakarta.

Atas pemukulan tersebut, tubuh dan kepala AKBP Dermawan Karosekali mengalami sejumlah luka benturan yang berasal dari benda tumpul, mulai dari kepala, perut dan dada. (Knu)

Baca Juga

Perwira Polisi Dikeroyok, Polda Metro Proses Hukum Oknum Pemuda Pancasila

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Street Race' Lanjut ke Serpong, Kapolda Metro Siap Fasilitasi 'Adik-Adik'
Indonesia
Subsidi dan Kompensasi Energi di 2023 Turun 33 Persen
Indonesia
Subsidi dan Kompensasi Energi di 2023 Turun 33 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, alokasi anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 sebesar Rp 336,7 triliun atau turun 33 persen dari outlook 2022 sebesar Rp 502,4 triliun.

Pasien Positif COVID-19 Selasa (30/11) Bertambah 297 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Selasa (30/11) Bertambah 297 Orang

Untuk kasus aktif COVID-19 turun sebanyak 38 orang

50 Calon Lolos Seleksi Komisioner Komnas HAM, Ada Nama Jenderal Polri
Indonesia
50 Calon Lolos Seleksi Komisioner Komnas HAM, Ada Nama Jenderal Polri

Proses seleksi calon komisioner Komnas HAM memasuki babak baru.

Wagub Riza Bantah Anies Lakukan Malaadministrasi Ganti Rugi Rusun Petamburan
Indonesia
Wagub Riza Bantah Anies Lakukan Malaadministrasi Ganti Rugi Rusun Petamburan

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria membantah Anies melakukan malaadministrasi karena tidak menjalankan putusan pengadilan terkait pembayaran ganti rugi kepada warga penggusuran rusunami Petamburan.

10.429 Sekolah di Ibu Kota Gelar PTM
Indonesia
10.429 Sekolah di Ibu Kota Gelar PTM

Kebijakan PTM dengan kapasitas 100 persen itu merujuk kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri pada 21 Desember 2021.

Tahun Ini Terendah se-Indonesia, UMP DIY 2022 Naik 4,3 Persen
Indonesia
Tahun Ini Terendah se-Indonesia, UMP DIY 2022 Naik 4,3 Persen

"UMP 2022 DIY ditentukan naik menjadi Rp 1.840.951,53. Naik sebesar Rp 75.915,53 atau sebesar 4,30 persen dibanding UMP 2021," ucap Sultan di kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (19/11).

Jenazah Azyumardi Azra Diberangkatkan ke TMP Kalibata
Indonesia
Jenazah Azyumardi Azra Diberangkatkan ke TMP Kalibata

Jenazah Prof Azyumardi Azra diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan

Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta
Indonesia
Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta

Hari ini, mobil balap dan perlengkapan tim Formula E tiba di Jakarta.

Kemenhub Siapkan Skema Penerapan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Indonesia
Kemenhub Siapkan Skema Penerapan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan sedang menyiapkan aturan dan mekanisme penerapan vaksin ketiga (booster) sebagai syarat perjalanan transportasi.