Anggota Polri Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Saat Pengamanan Pusat Kegiatan Masyarakat Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Istiono (kanan) di Kantor NTMC, Jakarta, Senin (26/10/2020). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Merahputih.com - Anggota Polri diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi teror dan kejahatan jalanan selama pengamanan Ramadan dan Idul Fitri. Termasuk saat pengamanan pusat kegiatan masyarakat seperti rumah ibadah, pusat belanja, dan tempat wisata.

"Agar masyarakat merasa aman," ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Istiono kepada wartawan, Jumat (9/4).

Baca Juga

Penumpang Kereta Meningkat, Rapid Test Diminta Sehari Sebelum Berangkat

Istiono menyampaikan lebaran tahun ini akan berbeda. Pasalnya, pelarangan mudik dilakukan pemerintah demi memutus mata rantai COVID-19.

Tol Salatiga
Tol Salatiga (ANTARA FOTO/Agung Widodo)

Istiono menjelaskan pentingnya kerja sama dari stakeholders lain agar larangan mudik berjalan dengan baik. "Oleh karena itu, mari bersinergi, masyarakat juga perlu dilibatkan untuk tidak mudik terlebih dahulu," tutupnya.

Larangan mudik berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021. Surat Edaran atau SE Satgas COVID-19 nomor 13 tahun 2021 terkait pelarangan mudik lebaran resmi diberlakukan.

Baca Juga

Libur Long Weekend, Tiket Kereta Api Sudah Terjual 50 Persen

Dalam upaya mendukung itu, Polri total mengerahkan 166.734 personel. Personel yang dikerahkan dalam kegiatan mudik lebaran 2021 diantaranya, dari Mabes Polri 834 personel. Kemudian dari jajaran Polda 93.336 personel.

Sementara dari TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dan lembaga lainnya mencapai 72.564 personel. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop
Indonesia
Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop

Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan sejumlah aturan di antaranya pemesanan tiket yang semuanya harus dilakukan secara daring dan tidak ada pembelian tiket di lokasi.

Jokowi Minta Uji Klinis Vaksin COVID-19 Dipercepat, Tapi Ditolak
Indonesia
Jokowi Minta Uji Klinis Vaksin COVID-19 Dipercepat, Tapi Ditolak

Vaksin COVID-19 buatan Sinovac tersebut tiba di Indonesia pada Minggu (19/7)

Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru

Bagi warga lanjut usia (lansia), Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran. Agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya.

Tiongkok Kuasai 30 Persen Pasokan Barang ke Indonesia
Indonesia
Tiongkok Kuasai 30 Persen Pasokan Barang ke Indonesia

berdasarkan komoditasnya, maka penyumbang terbesar ekspor bulan ini adalah lemak dan minyak hewan, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

Pungutan Pajak Bikin yang Kaya Makin Kaya, Rizal Ramli: Ini Dampak Kebijakan Sri Mulyani
Indonesia
Pungutan Pajak Bikin yang Kaya Makin Kaya, Rizal Ramli: Ini Dampak Kebijakan Sri Mulyani

Mereka yang memiliki uang di atas 30 juta dolar AS diprediksi akan melonjak hingga 67 persen di tahun 2025

Pengamat: Program Paslon Masih Normatif, IMAN Beri Kejutan
Indonesia
Pengamat: Program Paslon Masih Normatif, IMAN Beri Kejutan

Sejak sesi pertama sampai sesi terakhir pasangan ini tampil progresif dan percaya diri

MK Sudah Terima 125 PHPU Pilkada 2020
Indonesia
MK Sudah Terima 125 PHPU Pilkada 2020

MK telah menerima 125 permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilkada 2020.

DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law
Indonesia
DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law

Pembahasan RUU Omnibus Law masih jauh

KKB Papua Sergap TNI, 2 Prajurit Gugur dan Senapan Serbu Dibawa Kabur
Indonesia
KKB Papua Sergap TNI, 2 Prajurit Gugur dan Senapan Serbu Dibawa Kabur

Senapan serbu TNI yang dibawa kabur adalah jenis SS2 beserta magasinnya.

Panggil Politikus PPP, KPK Tindak Lanjuti Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso
Indonesia
Panggil Politikus PPP, KPK Tindak Lanjuti Dugaan Gratifikasi Menteri Suharso

KPK menindaklanjuti dengan memanggil politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nizar Dahlan yang menjadi pihak pelapor.