Anggota Geng Motor Pelaku Pembacokan Anggota Polsek Menteng Ditangkap Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Anggota geng motor yang melukai anggota Polsek Menteng, Aiptu Dwi Handoko berhasil ditangkap. Pelakunya adalah seorang remaja berinisial RD (22).

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Gozali Luhulima menerangkan, RD ditangkap bersama seorang lagi. Sementara seorang lainnya adalah pemilik sepeda motor berinisial LO.

Baca Juga

Polisi Kejar Kelompok Geng Motor Aniaya Anggota Polsek Menteng

"Kami tangkap dua orang. Tapi yang terbukti satu orang. Sekarang sedang diproses," kata dia saat dihubungi wartawan, Rabu (3/3).

Gozali menerangkan, tersangka sempat melarikan diri usai melukai Aiptu Dwi Handoko. Pihaknya kemudian mencoba mengidentifikasi kendaraan yang digunakan oleh sejumlah anggota geng motor.

"Kami cek dan dapat alamatnya pelaku kemudian kami kejar mereka," ucap dia.

Gozali menerangkan, penyidik menemukan kediaman pemilik sepeda motor di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara pada Senin (1/3). Saat kejadian, pemilik menyampaikan sepeda motor dipinjam oleh temannya.

"Pemilik bilang sepeda motornya dipinjam. Terus kita kejar yang pinjam," ucap dia.

Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)
Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Saat ini, pelaku berinisial R (22) sudah berada di Polsek Menteng. Kepada penyidik, RD mengakui perbuatannya.

"Dia mengaku yang melukai. Kita konfrontir sama anggota bahwa dia orangnya melukai anggota," ucap dia.

Gozali menyebut daerah yang menjadi perhatiannya antara lain Pegangsaan, Jalan Tambak, Jakarta Pusat.

"Patroli rutin setiap malam Minggu untuk antisipasi tawuran. Jadi kita sekat yang daerah-daerah yang masuk ke wilayah Menteng. Mereka mutar-mutar di daerah rawan tawuran," ucap dia.

Ketika itu, melihat sekira 30 orang pemotor membawa senjata tajam sedang berkumpul. Anggota dengan sigap membubarkan hingga geng motor itu kocar-kacir. Kejar-kejaran tak terhindarkan.

Gozali menyampaikan, salah satu anggota yakni Aiptu Dwi Handoko menabrakkan sepeda motornya ke salah satu geng motor yang membawa senjata tajam.

"Ada geng motor dari Jakarta Utara sekitar 30-an orang mengendarai sepeda motor sambil membawa celurit, akhirnya anggota lihat begitu, dikejar anggota. Yang megang celurit ditabrak sama anggota," ucap dia.

Gozali mengungkapkan, Aiptu Dwi Handoko mengalami luka akibat terkena sabetan senjata tajam yang dilayangkan oleh pelaku.

"Kena jarinya, badannya besat-beset. Kami bawa untuk mendapatkan perawatan medis. Sekarang keadaan korban sudah membaik," ujar dia.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Iver Son Monossoh menuturkan, pelaku langsung dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 1951 tentang senjata tajam, ancaman pidana 10 tahun.

"Lalu Juncto pasal 170 KUHP ancaman pidana 5 tahun 6 bulan," jelas Iver. (Knu)

Baca Juga

Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenangan Telak Anak dan Mantu Jokowi
Indonesia
Kemenangan Telak Anak dan Mantu Jokowi

Bobby dan Gibran yang merupakan keluarga Presiden Joko Widodo dinilai kredibel dan sosok muda yang membawa perubahan ke arah lebih baik.

Penahanan Diperpanjang, Kuasa Hukum Rizieq Layangkan Surat Protes
Indonesia
Penahanan Diperpanjang, Kuasa Hukum Rizieq Layangkan Surat Protes

Tim kuasa hukum juga akan melayangkan surat ke Komisi III DPR hingga Komnas HAM atas penahanan kembali Rizieq Shihab.

DPR Minta KNKT Segera Selesaikan Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182
Indonesia
DPR Minta KNKT Segera Selesaikan Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182

“Meski aturan internasional memberikan waktu 12 bulan kepada KNKT untuk melakukan investigasi kecelakaan pesawat, tapi kalau bisa lebih cepat lebih baik," kata Sigit

MPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Amandemen UUD 1945
Indonesia
MPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Amandemen UUD 1945

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menegaskan saat ini tidak ada pembahasan untuk melakukan amandemen UUD 1945 terkait perpanjangan masa jabatan presiden.

[HOAKS atau FAKTA]: Penggunaan Lahan PTPN untuk Markas FPI Diberi Izin Eks Gubernur Jabar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penggunaan Lahan PTPN untuk Markas FPI Diberi Izin Eks Gubernur Jabar

Akun Facebook bernama Minx Minx menyebarkan sebuah artikel dari Media Sintesa yang mengklaim eks Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan izin penggunaan lahan PTPN untuk Markas FPI Megamendung.

Polisi Buru Pembuat Mural Jokowi 404 Not Found, Fadli Zon: Tidak Usah Baper
Indonesia
Polisi Buru Pembuat Mural Jokowi 404 Not Found, Fadli Zon: Tidak Usah Baper

"Jangan mereduksi hak rakyat. Demokrasi kita sudah di ranking 102 dari seratusan negara, jadi tidak usah baper," tuturnya.

Masyarakat Diperingatkan Tak Lakukan Silaturahmi Secara Fisik
Indonesia
Masyarakat Diperingatkan Tak Lakukan Silaturahmi Secara Fisik

Tren angka positivity rate Indonesia per Mei 2021 saat ini mencapai angka terendah

Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia
Indonesia
Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia

Rusia kembali menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memasok vaksin COVID-19 Sputnik V.

Viral Hoaks Keppres Tentang Penetapan Kedaruratan Keuangan Negara, Ini Respons DPR
Indonesia
Viral Hoaks Keppres Tentang Penetapan Kedaruratan Keuangan Negara, Ini Respons DPR

Sudah ada penjelasan dari Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara

1.749 Rumah Ibadah di Bandung Sudah Tersertifikasi
Indonesia
1.749 Rumah Ibadah di Bandung Sudah Tersertifikasi

Sesuai dengan amanat UUD terkait tugas pokok dan fungsi pemerintah yaitu harus memberi rasa aman dan nyaman kepada warganya.