Anggota DPRD Tanggapi Langkah Pemprov DKI Tutup Tebet Eco Park Warga berjalan di dekat spanduk informasi penutupan sementara Tebet Eco Park di Tebet, Jakarta, Rabu (15/6/2022). . ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

MerahPutih.com - Langkah Pemerintah Provinsi DKI menutup Taman Tebet Eco Park, Jakarta Selatan dinilai merupakan keputusan yang tidak tepat.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Ima Mahdiah mengatakan, semestinya pemprov lebih dahulu memastikan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas Tebet Eco Park benar-benar rampung. Bukan setelah warga berbondong-bondong datang, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI malah melakukan penutupan.

"Pemprov gagal melakukan mitigasi sebelum revitalisasi taman dilakukan, sehingga mereka gagap melihat euforia masyarakat dan akhirnya menutup Taman Tebet," ujar Ima Mahdiah saat dihubungi, Jumat (17/6).

Baca Juga:

Tebet Eco Park Ditutup hingga Akhir Juni

Seharusnya, lanjut Ida, Pemerintah DKI melanjutkan program pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di setiap kelurahan bahkan hingga tingkat RW. Sehingga, masyarakat tidak perlu terkonsentrasi di satu taman saja atau hanya di Tebet Eco Park.

"Sebetulnya program RPTRA itu seharusnya dilanjutkan saja dengan target satu kelurahan mempunyai satu RPTRA, kalau bisa sampai satu RW mempunyai satu RPTRA," ungkapnya.

Baca Juga:

Dishub DKI Ancam Angkut Kendaraan Parkir Liar di Tebet Eco Park

Sebelumnya, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta resmi menutup sementara Tebet Eco Park ketika polemik kemacetan yang muncul sejak diresmikan pada 23 April lalu.

Menurut Distamhut DKI, penutupan tersebut dilakukan untuk pemeliharaan dan perbaikan fasilitas yang ada di taman. (Asp)

Baca Juga:

PSI Kritik Cara Dishub DKI Tangani Parkir Liar Tebet Eco Park dengan Kempeskan Ban

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Badan Pangan Nasional Jamin Harga Stabil Jelang Lebaran, Sediakan Alternatif Daging Sapi
Indonesia
Badan Pangan Nasional Jamin Harga Stabil Jelang Lebaran, Sediakan Alternatif Daging Sapi

Harga dan stok pangan masih menjadi keluhan masyarakat Indonesia, apalagi sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri, dimana kebutuhan bahan pokok meningkat. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan akan menjaga harga pangan baik di tingkat hulu maupun hilir di Tanah Air.

Begini Aturan Teranyar Perjalanan Yang Dikeluarkan Kemenhub
Indonesia
Begini Aturan Teranyar Perjalanan Yang Dikeluarkan Kemenhub

khusus untuk transportasi udara, baru mulai diberlakukan pada 3 November 2021 pukul 00.00 WIB, untuk memberikan kesempatan kepada maskapai dan operator bandara mempersiapkan diri serta memberikan sosialisasi kepada calon penumpang.

Hari Ini Polisi Lakukan Autopsi Ulang Brigadir J
Indonesia
Hari Ini Polisi Lakukan Autopsi Ulang Brigadir J

Untuk beberapa bagian dari organ tubuh almarhum yang dicurigai akibat penganiayaan akan diperiksa dan dibawa ke Jakarta.

Potensi Transaksi Produk Kesehatan Indonesia ke Nigeria Capai USD 560 Ribu
Indonesia
Potensi Transaksi Produk Kesehatan Indonesia ke Nigeria Capai USD 560 Ribu

Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan menyebutkan, potensi transaksi pada MWA tahun ini tercatat USD 560 ribu.

Polisi Dalami Pendanaan Jaringan Terorisme Farid Okbah Cs
Indonesia
Polisi Dalami Pendanaan Jaringan Terorisme Farid Okbah Cs

Polri masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah serta Anung Al Hamat setelah ditetapkan sebagai tersangka terorisme.

2 Tersangka Pembunuhan Anggota Menwa UNS Ajukan Penangguhan Penahanan
Indonesia
2 Tersangka Pembunuhan Anggota Menwa UNS Ajukan Penangguhan Penahanan

Kedua tersangka berstatus mahasiswa dan alumni, yakni NFM (22), dan FPJ (22) yang di tahanan Polsek Banjarsari dan Laweyan Solo ini mengajukan permohonan penangguhan penahanan pada Jumat (12/11).

[HOAKS atau FAKTA] Swab Test PCR Dapat Merusak Otak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Swab Test PCR Dapat Merusak Otak

Diimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan informasi menyesatkan tersebut

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Direktur Waskita Karya
Indonesia
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Direktur Waskita Karya

Adi Wibowo bakal dipanggil ulang setelah sebelumnya sempat mangkir alias tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK pada 10 November 2021. Saat itu, Adi tidak hadir memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dengan alasan sakit.

[HOAKS atau FAKTA]: Waspadai Modus Kejahatan Anak Menangis di Jalanan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Waspadai Modus Kejahatan Anak Menangis di Jalanan

Informasi yang beredar itu berisi modus perampokan, pemerkosaan, maupun penculikan

Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Sudah Dicopot
Indonesia
Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Sudah Dicopot

Lurah Duri Kepa, Jakarta Barat Marhali dipastikan telah dibebastugaskan imbas dari dugaan penipuan peminjaman uang sebesar Rp 264,5 juta kepada warga Kota Tangerang.