Anggota DPR Pertanyakan Urgensi Seragam Baru Pejabat Kementerian ATR/BPN Politisi PDI Perjuangan, Junimart Girsang. AntaraFoto/Hafidz Mubarak

MerahPutih.com - Komisi II DPR RI menyoroti seragam baru Kementerian ATR/BPN yang berbaret dan bertongkat komando.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mempertanyakan urgensi dari penggantian seragam tersebut.

Baca Juga

CFW Sudah Menjalar, Ketua DPR Minta Energi Kreatif Anak Muda Diwadahi

"Saya tidak memahami frame of reference Menteri ATR/BPN menyematkan baret dan tongkat kepada para pejabat ATR/BPN. Apa urgensinya, apa filosofinya. Kita lihat saja setelah memakai baret dan tongkat komando signifikansi hasil kerjanya," kata Junimart kepada wartawan, Kamis (28/7).

Foto: Kementerian ATR/BPN

Menurut Junimart, saat ini yang dibutuhkan bukan baret dan tongkat komando. Namun, komitmen para pejabat di kementerian yang dipimpin mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto itu dalam memberantas mafia tanah.

"Tapi pikiran dan hati para pejabat, pegawai ATR/ BPN bisa terpanggil tegak lurus bekerja sesuai fungsi dan tugasnya dalam melayani masyarakat serta tidak masuk dalam sindikasi mafia pertanahan,” tegas Junimart.

Baca Juga

DPRD DKI Soroti Sisi Positif dan Negatif Citayam Fashion Week

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menambah dan memberikan atribut baru kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN.

Atribut tersebut antara lain tongkat komando, baret, dan tanda pangkat yang akan dipakai lengkap bersama dengan pakaian dinas harian (PDH).

Atribut baru ini diluncurkan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta, Selasa lalu. (Pon)

Baca Juga

Ketua DPR Ajak Masyarakat Dukung Tim Indonesia di Asean Para Games XI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Pemeriksaan Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah Negatif
Indonesia
Hasil Pemeriksaan Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah Negatif

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, hasil tes pemeriksaan terhadap seorang pasien suspek cacar monyet sudah keluar dan menyatakan yang bersangkutan negatif.

Pembunuh Shinzo Abe Punya Motif Dendam karena Ibunya Bangkrut
Indonesia
Pembunuh Shinzo Abe Punya Motif Dendam karena Ibunya Bangkrut

Pembunuh Shinzo Abe mengatakan kepada polisi bahwa ibunya menjadi bangkrut akibat menyumbang kelompok itu, surat kabar Yomiuri dan beberapa media lainnya melaporkan.

Pemerintah Punya Kuasa, Tapi Tak Berdaya dengan Kartel Minyak Goreng
Indonesia
Pemerintah Punya Kuasa, Tapi Tak Berdaya dengan Kartel Minyak Goreng

Rasa kecewa diungkap oleh Anggota Legislatif Senayan, soal tidak becusnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam mengatasi kartel minyak goreng, yang menyebabkan harga melonjak tinggi.

Pantau Pos Pelayanan Mudik di Solo, Kapolda Jateng Prediksi Arus Balik Terjadi pada 6 Mei
Indonesia
Pantau Pos Pelayanan Mudik di Solo, Kapolda Jateng Prediksi Arus Balik Terjadi pada 6 Mei

Puncak arus balik mudik di Solo diprediksi akan terjadi pada 6 Mei. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, yang tengah melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu di Benteng Vastenburg Solo, Minggu (1/5) malam.

Anggota DPR Sebut Peningkatan Anggaran Pemilu 2024 untuk Lindungi Petugas
Indonesia
Anggota DPR Sebut Peningkatan Anggaran Pemilu 2024 untuk Lindungi Petugas

Jumlah anggaran Pemilu 2024 diharapkan dapat meningkat dari pemilihan umum.

Dokter Rubini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Dokter Rubini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengusulkan agar tokoh masyarakat dari Kalimantan Barat dr Rubini dapat menjadi pahlawan nasional.

Harta Kekayaan Lukas Enembe Meroket Rp 12,5 Miliar dalam 2 Tahun
Indonesia
Harta Kekayaan Lukas Enembe Meroket Rp 12,5 Miliar dalam 2 Tahun

Harta kekayaan Lukas naik Rp 12.594.214.580 dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Wagub Riza Komentari 2 Pimpinan Cabang Bank DKI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi
Indonesia
Wagub Riza Komentari 2 Pimpinan Cabang Bank DKI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Terkait kasus ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyerahkan proses hukum seluruhnya kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.

Klaster Sekolah di Solo Bertambah, Gibran: PTM Tingkat Kota Lanjut Wae
Indonesia
Klaster Sekolah di Solo Bertambah, Gibran: PTM Tingkat Kota Lanjut Wae

"Ya ada terus temuan klaster sekolah. Kalau ditemukan kasus positif ditutup kalau aman diteruskan, wis gitu wae," ujar Gibran, Selasa (1/2).