Anggota DPR Minta Pemerintah Segera Lakukan Vaksinasi Polio Anggota DPR RI Rahmad Handoyo. ANTARA/HO-Humas DPR RI/am.

MerahPutih.com - Temuan kasus infeksi virus polio yang menyerang seorang anak berusia 7 tahun di Pidie, Aceh, pada akhirnya memaksa Indonesia harus mengumumkan adanya kejadian luar biasa (KLB) polio di dalam negeri.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengaku sangat prihatin atas tersebut. Ia mengatakan anak yang terinfeksi polio ternyata belum pernah mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021

"Kemungkinan besar kan dia tidak memiliki kekebalan ketika virus menyerang. Ini yang kita sesalkan, mengapa tidak vaksin?" kata Handoyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/11).

Handoyo mengatakan, sebenarnya penyakit menular seperti polio, cacar air, gondongan, campak, hepatitis A dan penyakit menular lainnya, bisa diantisipasi penularannya dengan cara melakukan imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan dokter, kepada seluruh anak Indonesia.

Hanya saja, tambah politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini, cakupan imunisasi dasar pada anak terbilang masih rendah sehingga akibatnya beberapa jenis penyakit menular mengalami kenaikan.

Dikatakan Handoyo, pemerintah juga sudah menyampaikan beberapa penyakit anak yang menular mulai mengalami kenaikan yang signifkan akibat masih sangat rendahnya cakupan imunisasi dasar anak.

"Tapi mungkin karena dampak pandemi COVID-19, selama tiga tahun terakhir, membuat para orang tua enggan juga was-was jika membawa anaknya ke rumah sakit. Keengganan masyarakat seperti ini bisa kita pahami," ujarnya.

Handoyo mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah cepat Kementerian Kesehatan dalam merespons kejadian luar biasa (KLB) polio dengan imunisasi massal yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dalam waktu dekat ini.

Baca Juga

Pentingnya Ajarkan Tentang Otoritas Tubuh pada Anak

Namun demikian, tambah Handoyo, pihaknya juga mendorong pemerintah agar terus menerus mengedukasi para orangtua agar tak takut lagi membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan dan pelayanan posyandu guna menjalankan program vaksinasi.

“Saya kira vaksinasi dasar itu mutlak. Karena itu para orangtua bertanggung jawab penuh terhadap vaksinasi anak-anak kita, tidak boleh takut membawa anak ke fasilitas kesehatan serta jangan memilih vaksin yang telah ada," imbuhnya.

Lebih lanjut Handoyo mengatakan, orang tua harus diyakinkan bahwa program vaksinasi pada anak ada perlakuan atau tempat khusus sehingga sangat kecil kemungkinan terpapar COVID-19.

"Artinya, dengan edukasi dan sosialisasi, orangtua harus digerakkan kembali agar dengan suka rela memvaksin buah hatinya,” ujarnya.

Selain itu, kata Handoyo, harus ada edukasi tentang apa saja resiko serta bahaya atau penyakit menular yang mungkin timbul dan mengancam kehidupan anak jika tidak divaksinasi.

“Yang penting, orangtua harus disadarkan bahwa ke rumah sakit tidak perlu khawatir, sebaliknya ke rumah sakit justru untuk memperoleh jaminan kesehatan buat anak,” ujarnya.

Handoyo melanjutkan, setelah menyiapkan program vaksinasi dasar yang lengkap, sesuai yang disarankan dokter, yang dimulai sejak bayi berusia kurang dari 24 jam, pemerintah juga harus secara terus menerus menggelorakan gerakan hidup sehat.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bersama-sama menggelorakan vaksinasi serta mengkampanyekan betapa pentingnya vaksinasi dasar dan pola hidup sehat,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Kapolda Metro Gandeng Forensik UI Ungkap Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Tekanan Anyar ASEAN Pada Myanmar
Indonesia
Tekanan Anyar ASEAN Pada Myanmar

Pendekatan untuk menyimpan masalah di bawah karpet sudah tidak seharusnya menjadi opsi dalam mekanisme kerja ASEAN.

Prioritaskan Investigasi, TNI AL Tak Pakai Dulu Pesawat Latih Jenis Bonanza
Indonesia
Prioritaskan Investigasi, TNI AL Tak Pakai Dulu Pesawat Latih Jenis Bonanza

TNI Angkatan Laut langsung melakukan investagasi pasca-jatuhnya pesawat jenis G-36 Bonanza yang menewaskan dua pilotnya.

Pemprov DKI Bakal Gelar Razia Uji Emisi di 24 Ruas Jalan
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Gelar Razia Uji Emisi di 24 Ruas Jalan

Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan menggelar kegiatan penaatan/kepatuhan hukum uji emisi kendaraan bermotor di 24 ruas jalan selama tahun 2022.

Sebagian Wilayah Jakarta Diprediksi Hujan
Indonesia
Sebagian Wilayah Jakarta Diprediksi Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah DKI Jakarta diguyur hujan, Jumat (18/2).

Saksi Kunci Kasus Pelanggaran Etik Brigjen Hendra Kurniawan Sakit Parah
Indonesia
Saksi Kunci Kasus Pelanggaran Etik Brigjen Hendra Kurniawan Sakit Parah

Seperti diketahui, AKBP Arif merupakan saksi kunci pada sidang tersebut.

Rapimnas Gerindra Bahas Rekomendasi Capres
Indonesia
Rapimnas Gerindra Bahas Rekomendasi Capres

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Irfan Yusuf Hasyim mengatakan pada Rapimnas besok akan mendengarkan rekomendasi dari DPD terkait calon presiden (capres) usungan partai tersebut untuk Pemilu 2024.

Dari 21 Ribu Honorer di Pemkab Bogor, Hanya 17 Ribu Yang Bisa Jadi PPPK
Indonesia
Dari 21 Ribu Honorer di Pemkab Bogor, Hanya 17 Ribu Yang Bisa Jadi PPPK

Pemkab Bogor kembali mengajukan penambahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada KemenPAN-RB RI sebanyak 3.620 PPPK.

Lagi, Penembakan Massal di AS Tewaskan 9 Orang di Tiga Kota
Dunia
Lagi, Penembakan Massal di AS Tewaskan 9 Orang di Tiga Kota

Penembakan terakhir menewaskan sembilan orang dan melukai lebih dari 24 orang di tiga kota pada Sabtu (4/6) malam dan Minggu (5/6) pagi.

Arus Mudik Lebaran 2022 Memakan 39 Orang Korban Jiwa
Indonesia
Arus Mudik Lebaran 2022 Memakan 39 Orang Korban Jiwa

Tingkat kecelakaan lalu lintas selama arus mudik 2022 terpantau tinggi. Polri mencatat selama arus mudik Lebaran 2022 terjadi 279 kasus kecelakaan. Akibat kecelakaan tersebut, puluhan orang dilaporkan meninggal dunia.

Tim SAR Kumpulkan 21 Item dari Kecelakaan Helikopter Polisi
Indonesia
Tim SAR Kumpulkan 21 Item dari Kecelakaan Helikopter Polisi

Pada hari pertama pencarian ini tim juga berhasil mengevakuasi satu jenazah korban helikopter NBO-105 atas nama Khairul Anam.