Anggota DPR Ini Ungkap Penyebab Sulitnya Wujudkan Visi OJK Heri Gunawan. (Foto: DPR RI)

MerahPutih.com - Fraksi Partai Gerindra DPR RI memastikan akan mendalami sejauh mana komitmen calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewujudkan visi lembaga pengawasan industri keuangan tanah air tersebut.

Visi OJK saat ini adalah menjadi lembaga pengawas industri jasa keuangan yang terpercaya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat serta mampu mewujudkan industri jasa keuangan menjadi pilar perekonomian nasional yang berdaya saing global serta dapat memajukan kesejahteraan umum.

Baca Juga:

Regulasi OJK Jangan Jadi Penghambat Perkembangan Kripto

“Setidaknya ada 3 indikasi yang menyebabkan masih sulitnya mewujudkan visi OJK tersebut. Pertama, naiknya angka pengaduan masyarakat secara signifikan," kata Kapoksi Fraksi Gerindra Komisi XI DPR Heri Gunawan kepada wartawan, Rabu (6/4)

Hal tersebut, kata pria yang karib disapa Hergun ini, menunjukkan pengawasan OJK masih dirasakan lemah, sehingga perlu penguatan untuk mewujudkan OJK sebagai lembaga pengawas yang terpercaya. Indikasi kedua, Forbes merilis daftar 10 bank dengan aset terbesar di ASEAN pada 2021. Tercatat, DBS Bank merupakan bank terbesar ASEAN dengan total aset USD491,9 miliar. Dalam daftar tersebut belum ada nama perbankan dari Indonesia.

Anak buah Ketum Gerindra Prabowo Subianto ini menilai, visi OJK untuk mewujudkan industri keuangan yang dapat bersaing di tingkat global perlu perjuangan lebih keras lagi. Di level ASEAN saja tidak masuk 10 besar sehingga akan berat jika bersaing di tingkat global.

Baca Juga:

DPR Pertanyakan Dasar OJK Larang Bank di Indonesia Perdagangkan Kripto

“Dan indikasi ketiga, kredit untuk UMKM baru mencapai 20%. Padahal sebanyak 119,6 juta tenaga kerja atau setara 96,92% tercatat bekerja di UMKM. Masih rendahnya kredit perbankan untuk UMKM menjadi bukti bahwa OJK belum mampu mewujudkan visi memajukan kesejahteraan umum,” ujarnya.

Hergun menyarankan, OJK mendorong peningkatan kredit terhadap UMKM sebesar 30% pada 2024 sebagaimana yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus dari Dapil Jawa Barat IV itu juga akan memastikan semua calon Dewan Komisioner OJK memenuhi persyaratan sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 15 UU OJK.

“Persyaratan tersebut antara lain merupakan WNI, memiliki akhlak, moral dan integritas yang baik, cakap melakukan perbuatan hukum, tidak pernah dinyatakan pailit, dan sehat jasmani. Lalu, berusia tidak lebih dari 65 tahun, mempunyai pengalaman atau keahlian di sektor jasa keuangan, serta tidak pernah dijatuhi pidana penjara dengan tuntutan 5 tahun atau lebih,” jelas dia.

Hergun menjamin Fraksi Gerindra akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan secara tranparan dan profesional. Fraksi Gerindra akan berusaha memilih figur terbaik dari yang terbaik, yaitu figur yang mampu mewujudkan tujuan dibentuknya OJK serta Visi OJK, dan terpenting juga mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

"Semoga kami dapat memilih Calon Anggota Dewan Komisioner OJK yang cerdas, berintegritas, mampu bekerja secara profesional, dan memiliki kapabilitas, juga kredibilitas," pungkas Hergun. (Pon)

Baca Juga:

OJK Setujui GoTo IPO Sebesar Rp 15,8 Triliun di BEI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Prabowo Teken Kerja Sama Bilateral Bidang Pertahanan RI-Turki
Indonesia
Prabowo Teken Kerja Sama Bilateral Bidang Pertahanan RI-Turki

Prabowo melanjutkan perjanjian hari ini bukan hanya antar pemerintah, tapi juga antar perusahaan untuk memperkuat kemakmuran bilateral kedua negara.

 151 Tenaga Kesehatan Dikirim ke 28 Puskesmas Terpencil
Indonesia
151 Tenaga Kesehatan Dikirim ke 28 Puskesmas Terpencil

Peran tenaga kesehatan di puskesmas sangat penting untuk menjaga masyarakat tetap sehat, terutama melalui prevensi, deteksi, respons dalam pencegahan, dan pengendalian penyakit.

Mabes Polri Siapkan Aparat Polda Bali-NTB Tangani Dampak Gempa NTT
Indonesia
Mabes Polri Siapkan Aparat Polda Bali-NTB Tangani Dampak Gempa NTT

Mabes Polri langsung menurunkan personel ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu korban terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,4.

PT KAI Catatkan Pendapatan Rp 11,7 Triliun di Semester I 2022
Indonesia
PT KAI Catatkan Pendapatan Rp 11,7 Triliun di Semester I 2022

Volume pelanggan kereta api pada semester I 2022 mengalami peningkatan 42 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya

Moeldoko Sebut PPKM Level 3 Batal Karena Pertumbuhan Kasus COVID-19 Rendah
Indonesia
Moeldoko Sebut PPKM Level 3 Batal Karena Pertumbuhan Kasus COVID-19 Rendah

Termasuk pengaturan tempat duduk di gereja, sesuai jarak yang ditentukan

Golkar Target Menangkan Pemilu 2024, Airlangga Minta Setiap Caleg Raih 20 Ribu Suara
Indonesia
Golkar Target Menangkan Pemilu 2024, Airlangga Minta Setiap Caleg Raih 20 Ribu Suara

Airlangga Hartarto menargetkan masing-masing calon legislatif (caleg) tingkat DPR, Provinsi dan Kabupaten/Kota meraih 20.000 suara.

Pemerintah Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 Jelang MotoGP Mandalika
Indonesia
Pemerintah Percepat Upaya Vaksinasi COVID-19 Jelang MotoGP Mandalika

Masih terdapat tiga provinsi di tanah air yang cakupan vaksinasi dosis pertamanya di bawah 70 persen

MUI Larang Aksi Razia Tempat Makan yang Buka saat Ramadan
Indonesia
MUI Larang Aksi Razia Tempat Makan yang Buka saat Ramadan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengimbau umat Islam jangan ada lagi razia atau sweeping tempat makan selama bulan suci Ramadhan. Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan MUI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang meminta pemilik usaha kuliner.

Jelang Idul Adha, Penumpang di Terminal Kalideres Meningkat 200 Persen
Indonesia
Jelang Idul Adha, Penumpang di Terminal Kalideres Meningkat 200 Persen

Jelang Hari Raya Idul Adha, Jumlah penumpang bus meningkat sedikitnya 200 persen di Terminal Kalideres untuk tujuan keberangkatan ke kota-kota di Pulau Sumatera dan Jawa menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Pemkot Bogor Kerahkan Aparat Pantau Penyaluran BLT BBM
Indonesia
Pemkot Bogor Kerahkan Aparat Pantau Penyaluran BLT BBM

Pengumuman kenaikan harga BMM telah disampaikan Presiden Jokowi pada Sabtu (3/9).