Anggota Brimob Kritis Setelah Ditembaki KKB di Papua Ilustrasi. (Humas Polda Papua)

MerahPutih.com - Anggota Brimob mengalami luka serius setelah kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), di wilayah Bandara Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Mustafa Kamal mengatakan, Bharatu Luki Darmadi yang merupakan anggota Brimob Polda Maluku sedang melaksanakan survey di sebuah pos.

Baca Juga:

Rentetan Teror Gembong KKB Iris Murib Sebelum Dilumpuhkan Polisi

Kemudian, ia menuju ke tempat pembuangan sampah untuk membuang sampah yang berada di sekitar ujung bandara.

"Namun pada saat menyebrang ke jalan sebelah tepatnya di samping pos Brimob dengan jarak kurang lebih 50 meter, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan rentetan dari arah sebelah kanan pos Brimob," kata Mustafa dalam keterangannya, Sabtu (11/1).

Bharatu Luky Darmadi yang tertembak langsung berteriak ke arah Pos hingga terjatuh.

"Korban merayap ke samping selokan bandara dan mengambil posisi perlindungan di mesin molen, namun masih terdengar bunyi tembakan rentetan ke arah korban. Selanjutnya anggota pos Brimob melakukan tembakan balasan dan terjadi kontak tembak," jelas Kamal.

Satgas Gabungan TNI - Polri saat menguasai Kampung Kimbeli dan Banti, Tembagapura, Papua, untuk mengevakuasi warga yang sebelumnya disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Humas Polda Papua)
Satgas Gabungan TNI - Polri saat menguasai Kampung Kimbeli dan Banti, Tembagapura, Papua, untuk mengevakuasi warga yang sebelumnya disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Humas Polda Papua)

Anggota pos lainnya langsung menuju ke arah korban untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kenyam.

"Tim medis dari TNI yang tiba di Mapolsek Kenyam kemudian melakukan tindakan medis terhadap korban. Lalu korban dievakuasi ke Kabupaten Mimika," terang Kamal.

Baca Juga:

2 Prajurit TNI Tewas, PKS Kritik Jokowi Enggan Basmi Gerakan Makar KKB Papua

Luky langsung tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat menggunakan ambulans milik klinik Polres Mimika untuk mendapatkan perawatan medis.

"Akan kami evakuasi ke RS Polri Kramat Jati Jakarta," jelas Kamal.

Kamal mengatakan, pelaku langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata, berkoordinasi dengan TNI.

"Diduga yang melakukan penembakan adalah kelompok kriminal bersenjata," terang Kamal. (Knu)

Baca Juga:

Reaksi TNI Dituduh Bunuh 13 Anggota KKB



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH