Anggarkan Ratusan Miliar, Pemprov DKI Kejar Target Jumlah Turis Asing Pengunjung beraktivitas di Monas, Jakarta (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI menargetkan ada 2,9 juta wisatawan asing yang datang ke ibu kota pada 2019. Namun hingga Agustus, target belum sampai setengahnya.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan DKI Alberto Ali.

Baca Juga:

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun, Ada Apa?

"Kalau data sampai Agustus sekitar 1,2 juta, kita berharap di 2019 ini meningkat,"kata Alberto kepada wartawan, Sabtu (16/11).

Penyanyi spesialisasi Mandarin Rani Pancarani (tengah) bersama pengisi acara konferensi per persiapan Pegelaran Pecinan Batavia 2019 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Jumat (15/11/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Penyanyi spesialisasi Mandarin Rani Pancarani (tengah) bersama pengisi acara konferensi per persiapan Pegelaran Pecinan Batavia 2019 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Jumat (15/11/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Alberto melanjutkan, pihaknya menganggarkan Rp700 miliar untuk membuat sejumlah kegiatan yang menarik seperti fersitval budaya.

"Itu di dalamnya juga ada promosi sampai puluhan (festival)," jelas Alberto.

Alberto membantah bahwa anggaran sebanyak itu hanya bentuk menghambur-hamburkan uang.

"Kalau melihatnya hanya menghamburkan anggaran ya itukan pandangan yang memang menurut mereka tidak tahu. Dari Juni saja kita sudah ada berapa event, Muharam ada, ada juga Jakarta Fan Festival, Cap Go Meh, semua ada rangkaianannya," sebut dia.

Baca Juga:

4 Tempat Wisata Ini Melarang Wisatawan Pakai Tabir Surya

Apalagi, pemprov juga menggandeng pihak swasta. "Saya rasa kita tidak dalam konteks menghabiskan anggaran. Semua yang kita lakukan itu kolaborasi, dengan Adira lalu ada juga RCTI. Jadi tidak semata menggunakan APBD," jelas Alberto.

Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)
Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)

"Jika semuanya dibebani APBD gak akan sanggup APBD," tutup Alberto. (Knu)

Baca Juga:

Gara-gara Kemacetan, Wisatawan Urung Menginap Tiga Hari di Bandung



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH