Anggaran Pilkada Membengkak, KPU Solo Berharap Dapat Kucuran Dana Pemerintah Ketua KPU Solo, Jawa Tengah Nurul Sutarti. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah mengungkap anggaran Pilwakot Solo 2020 membengkak semakin banyak. Hasil perhitungan terbaru tambahan dana Pilwakot Solo mencapai Rp11,1 miliar dari sebelumnya Rp10,1 miliar.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengungkapkan anggaran semakin membengkak karena untuk memenuhi kebutuhan protokol kesehatan khususnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Padahal, pada awal pembahasan APBD 2020, KPU hanya mendapatkan dana Rp15 miliar.

Baca Juga

Bawaslu Ungkap ASN Kerap Lakukan Pelanggaran Netralitas di Media Sosial

"Jadi total kebutuhan KPU Solo untuk mengadakan Pilwakot Solo Rp26,1 miliar. Dana yang sudah tersedia baru Rp15 miliar. Masih kurang Rp11,1 miliar," kata Nurul, Rabu (10/6).

Nurul mengatakan dalam pelaksanaan Pilwakot harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Jumlah Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di TPS dibatasi maksimal 500 orang.

"Karena jumlah orang yang mencoblos di batasi membuat TPS dari sebelumnya hanya 1.016 saja menjadi sekitar 1.288 TPS. Bertambahnya junlah TPS tersebut membuat dana Pilwakot membengkak," kata dia.

KPU Solo membongkar kotak suara Pemilu 2019 yang sudah tidak terpakai. (MP/Ismail)
KPU Solo membongkar kotak suara Pemilu 2019 yang sudah tidak terpakai. (MP/Ismail)

Ia mengakui anggaran Pilwakot Solo tahun ini banyak tersedot untuk pengadaan alat pelindung diri (APD). Hasil konsultasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) ternyata juga diperlukan untuk pengadaan rapid test.

"Kami hitung ulang dana Rp11,1 miliar itu, sekitar 77 persennya digunakan untuk kebutuhan protokol kesehatan. Sementara sisanya untuk penambahan TPS beserta personelnya," kata dia.

Baca Juga

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Picu Kerawanan Sosial dan Penyalahgunaan Wewenang

Ia menambahkan KPU Solo sudah berusaha melakukan penghematan anggaran diantaranya perjalanan dinas ditiadakan dengan menghemat Rp400 juta. Mengenai kondisi keuangan Pemkot Solo yang sedang sulit, Nurul berharap untuk kebutuhan APD dan lain-lain bisa dimintakan ke pemerintah pusat. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH