Angelina Ayuni Praise, Pemudi Penari dari Timur Indonesia Yuni terus mewariskan tarian timur Indonesia (Foto: Instagram/@ayunii_praise)

INDONESIA salah satu negara mempunyai beragam budaya, salah satunya ialah tarian yang sangat unik di masing masing daerah.

Namun sayangnya, menurut Statistik Kebudayaan 2016 yang dirilis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat total kesenian yang diperkirakan akan punah mencapai 167. Rinciannya ialah seni pertunjukan (30), seni rupa (1), seni musik (33), seni tari (58), teater (6), kriya (1), tradisi lisan (1), sastra lisan (5), permainan rakyat (4), tutur (20), beladiri tradisional (4), dan tradisi (2).

Baca Juga:

Mahasiswa Negeri Aing Jagonya Soal Fashion saat 'Ngampus'

Punahnya kesenian Indonesia dikarenakan adanya perkembangan zaman yang semakin maju membuat era globalisasi juga makin meluas. Untuk itu dibutuhkan anak muda bangsa Indonesia yang ingin menyuarakan budaya masing masing daerahnya. Beruntung Indonesia masih memiliki Angelina Ayuni Praise, penari yang berasal dari Timur Indonesia, tepatnya di Manggarai.

Komunitas Gelonai Art. (Foto: Instagram/@gelonaiart)

Kesenangannya akan dunia tari sudah dikenal sejak dia kecil. Penari yang biasa dipanggil Yuni ini diajari oleh orang tuanya untuk menari sejak kecil. Orang tuanya mempunyai sanggar tari, dan dari situlah minat dan keahlian Yuni sebagai penari diasah.

Setelah beranjak dan sudah menempuh masa SMA, Yuni memutuskan untuk mempertajam keahliannya di dunia tari. Akhirnya Yuni melanjutkan pendidikannya di Jakarta Institute Of Art Dance Art Faculty Of Performing Arts.

Baca Juga:

Pemuda Pejuang Mimpi Berhasil Jadi Pelancong Mandiri

Saat mengikuti perkuliahan di Jakarta Yuni bertemu dengan anak- anak dari Manggarai, yang menempuh pendidikan di bidang seni juga. Dari situ Yuni melihat banyak sekali anak- anak Timur berkumpul yang terdiri dari pencinta seni rupa namun tidak mempunyai Komunitas.

Sebelumnya Yuni memang ingin berkarya dengan membawa nama dari Indonesia Timur. Dari mulai rapat kecil- kecilan dan pertunjukan, lalu Yuni membuat komunitas yang diberi nama Gelonai art.

Gelonai Art selalu tampil dengan kain tenun. (Foto: Instagram/@gelonaiart)

Mulai dari situ kelompok Gelonai art, membuat acara seni kecil-kecilan sampai bekerja sama dengan beberapa komunitas rantauan di Jakarta. Karena kemauan bersama untuk ingin selalu tampil dan eksis dipanggung, akhirnya komunitas ini selalu dapat panggilan dari beberapa acara festival di jakarta dan stasiun televisi. Dalam penampilannya, komunitas ini selalu menggunakan kain tenun dari Indonesia Timur.

Karena semakin seringnya komunitas ini tampil di beberapa acara, membuat banyak anak rantau lain menjadi antusias untuk menggeluti seni tari. Lalu sempat ada acara yang pada saat itu Yuni diminta untuk tampil namun kekurangan penari. Yuni membutuhkan penari tambahan, sehingga Yuni mengajak teman-teman kampus yang bukan anak Manggarai.

Karena ketekunan sebagai penari dan mengajak anak- anak rantau untuk membudidayakan kebudayaan Indonesia Timur, membuat Angelina Ayuni Praise terpilih sebagai salah satu 10 Koreografer perempuan se-Indonesia.

Sekarang, Yuni sedang mengajar SMK 3 komodo di Labuan Bajo, sekolah baru yang membuka kompetensi ekowisata bahari dan seni tari. Selain itu, Yuni juga mempertajam kemampuannya dengan melanjutkan kuliah tambahan. (jhn)

Baca Juga:

Pemudi Timur yang Andal Menenun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mengajak Barda 'Si Buta' Mandrawata Bicara Empat Mata
Indonesiaku
Mengajak Barda 'Si Buta' Mandrawata Bicara Empat Mata

Apakah dendamnya berhasil terbalas?

'Baby Dinosaurus' Telah Hadir di Dufan
Travel
'Baby Dinosaurus' Telah Hadir di Dufan

Dunia Fantasi Ancol menghadirkan sebuah pilihan baru yang ada di kawasan kids fanstasy dufan, yakni 'Baby Dinosaurus'

Rengginang Kini Punya kaleng Sendiri
Kuliner
Rengginang Kini Punya kaleng Sendiri

Jika selama ini rengginang identik dengan makan yang menjamur di saat Lebaran, kini ....

Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah
Tradisi
Mengenal Tombolotutu, Calon Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Tengah

Tombolotutu akan dianugerahi pahlawan nasional tepat pada 10 November 2021.

Kerben, Berry Asli Indonesia yang Tumbuh di Alam Liar
Kuliner
Kerben, Berry Asli Indonesia yang Tumbuh di Alam Liar

Kerben banyak ditemui di Desa Suko Pangkat, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Bubur Kampiun, Si Manis Nan Lengkap untuk Buka Puasa
Kuliner
Bubur Kampiun, Si Manis Nan Lengkap untuk Buka Puasa

Bubur kampiun merupakan kuliner khas Minangkabau dengan cita rasa manis, gurih dan creamy,

Satgas COVID-19 Indramayu Resmi Tutup Semua Objek Wisata
Travel
Satgas COVID-19 Indramayu Resmi Tutup Semua Objek Wisata

Penutupan dilakukan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

5 Olahan Nasi Goreng Hits di Jakarta
Kuliner
5 Olahan Nasi Goreng Hits di Jakarta

Bisa jadi menu sarapan, makan siang, bahkan makan malam.

Wisata Pantai di Banten Sepi Pengunjung di Malam Tahun Baru
Travel
Wisata Pantai di Banten Sepi Pengunjung di Malam Tahun Baru

Sejumlah pemilik tempat wisata di kawasan Anyer hingga Pantai cerita dan selatan Lebak, mengeluhkan ...

Desa Pujon Kidul hingga Penglipuran, Rekomendasi Wisata di 2022
Travel
Desa Pujon Kidul hingga Penglipuran, Rekomendasi Wisata di 2022

Desa wisata selalu punya daya tarik untuk liburan.