Jenderal Andika Perkasa dan Letjen Dudung Abdurachman Bakal Dilantik Bareng Jenderal Andika Perkasa (kiri) sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Merahputih.com - Sejarah akan mencatat untuk pertama kalinya ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dua Perwira Tinggi (Pati) TNI secara berbarengan. Keduanya yakni Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI dan Letjen TNI Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Pelantikan keduanya dilakukan Rabu (17/11) di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan keduanya juga bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat tinggi negara seperti Kepala Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 12 duta besar RI untuk negara sahabat.

"Pelantikan pukul 13.30 WIB," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Rabu (17/11).

Baca Juga:

Agresivitas Tiongkok di Laut China Selatan Jadi Pekerjaan Rumah Andika Perkasa

Posisi Kepala BNPB akan diisi oleh Mayor Jenderal TNI Suharyanto. Saat ini, dia menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya.

Nama Dudung melambung di publik usai aksinya menentang organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI).

Ia mengusulkan pembubaran organisasi yang dipimpin Rizieq Shihab tersebut. Dudung memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan baliho-baliho Rizieq Shihab di Jakarta. Ia juga menyatakan akan bertindak jika FPI berbuat ulah.

Sementara itu, berikut daftar 12 Calon Duta Besar yang akan Dilantik:

1. Calon Dubes Roma, M. Prakosa

2. Calon Dubes Portugal, Rudy Alfonso

3. Calon Dubes Kiev, Ghafur Akbar Dharmaputra

4. Calon Dubes Warsawa, Anita Luhulima

5. Calon Dubes Zagreb, Suwartini Wirta

6. Calon Dubes New Delhi, Ina Krisnamurti

7. Calon Dubes Ottawa, Daniel Tumpal Simanjuntak

8. Calon Dubes Tunis, Zuhairi Misrawi

9. Calon Dubes Wina, Damos Agusman

10. Calon Dubes Dhaka, Heru Subolo

11. Calon Dubes Seoul, Gandi Sulistiyanto

12. Calon Dubes Tanzania, Triyogo Jatmiko (Knu)

Baca Juga:

Beseragam Marinir, KSAL Tegaskan Jajarannya Loyal ke Jenderal Andika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini Batas Akhir Penyelenggara Sistem Elektronik Daftar Sebelum Diblokir
Indonesia
Hari Ini Batas Akhir Penyelenggara Sistem Elektronik Daftar Sebelum Diblokir

Jika setelah 20 Juli masih ada PSE privat yang belum mendaftar, Kominfo akan memberikan sanksi mulai keesokan hari, yaitu 21 Juli.

Persib Diizinkan Kembali Berkandang di GBLA
Indonesia
Persib Diizinkan Kembali Berkandang di GBLA

Persib diizinkan untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai kandang mereka selama Liga 1 Indonesia musim 2022-2023.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 Naik Terus, Kali ini Capai 5.653 Orang Per Hari
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Naik Terus, Kali ini Capai 5.653 Orang Per Hari

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Seperti Rabu (20/7), kasus baru positif harian dilaporkan bertambah sebanyak 5.653.

Insiden Jebolnya Tandon Air Proyek Stasiun LRT, 3 Orang Diperiksa
Indonesia
Insiden Jebolnya Tandon Air Proyek Stasiun LRT, 3 Orang Diperiksa

Polisi masih mendalami insiden jebolnya tandon air proyek Stasiun LRT di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/6) kemarin.

Pesan Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir saat Idul Adha
Indonesia
Pesan Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir saat Idul Adha

Kekuasaan, kata Haedar, adalah amanah untuk berkhidmat baik dalam konteks ingin membangun umat terbaik maupun bangsa yang unggul.

Lempeng Sangihe Pemicu Gempa Magnitudo 6 di Bolaang Mongondow
Indonesia
Lempeng Sangihe Pemicu Gempa Magnitudo 6 di Bolaang Mongondow

Siaran pers BMKG yang diterima menyebutkan, hingga Minggu pagi, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa yang berpusat di tenggara Bolaang Uki.

Pemerintah Keluarkan Obligasi Global USD 2,65 Miliar, Jatuh Tempo 2052
Indonesia
Pemerintah Keluarkan Obligasi Global USD 2,65 Miliar, Jatuh Tempo 2052

Kementerian Keuangan mencatat nominal yang diterbitkan untuk RI0927 adalah sebesar USD 750 juta, RI0932 senilai USD 1,4 miliar, serta RI0952 sebesar USD 500 juta.

Kerja Sama PDAM Jaya dengan Aetra-Palyja Tidak Akan Diperpanjang
Indonesia
Kerja Sama PDAM Jaya dengan Aetra-Palyja Tidak Akan Diperpanjang

Pemprov DKI Jakarta menerbitkan aturan baru mengenai pencabutan Keputusan Gubernur Nomor 891 Tahun 2020 tentang Persetujuan Adendum Perjanjian Kerja Sama Antara PDAM dengan Aetra.

Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit
Indonesia
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit

Berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang.

Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty
Indonesia
Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty

Rafly N Tilaar telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS).