Andi Irfan Ungkap Alasan Buang Iphone X Berisi Foto Terkait Djoko Tjandra Djoko Soegiarto Tjandra menjadi saksi untuk Pinangki Sirna Malasari di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/11/2020). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Andi Irfan Jaya mengakui membuang handphone yang menjadi barang bukti skandal Djoko Tjandra. Handphone yang dibuang Andi Irfan berisi foto-foto di kantor Djoko Tjandra yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia.

Hal itu disampaikan Andi Irfan saat bersaksi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari dalam kasus suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dan pemufakatan jahat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (7/12).

"HP yang saya pakai di Kuala Lumpur sempat saya pakai foto-foto waktu saya keluar dari ruangan kerja Pak Joe Chan (Djoko Tjandra). Saya keluar, foto-foto di situ," ungkap Andi Irfan.

Baca Juga:

Biaya Perawatan Kecantikan Pinangki Capai Rp111 Juta

"Kemudian setelah itu, beberapa bulan kemudian ganti HP, foto itu saya pindahkan ke HP yang baru. Dan pada saat heboh, terkait dengan bulan Juli itu, ketika mulai heboh pemberitaan, saya panik karena adanya foto-foto tersebut sehingga saya spontan membuangnya," sambung dia.

Jaksa mengonfirmasi bahwa handphone yang dibuang Andi Irfan berjenis iPhone X warna hitam. Eks politikus Nasdem itu pun mengakui membuang handphone itu di Pantai Losari, Makassar.

"Saudara saksi jelaskan panik, itu iPhone X warna hitam terus dibuang ke Pantai Losari?" Tanya jaksa.

"Betul," jawab Andi Irfan.

Pinangki Sirna Malasari saat sidang perdana di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (23/9) (Desca Lidya Natalia)
Pinangki Sirna Malasari saat sidang perdana di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (23/9) (Desca Lidya Natalia)

Andi Irfan mengklaim tidak mendapat perintah dari siapa pun untuk membuang handphone itu. Dia mengaku membuang handphone lantaran panik namanya terseret dalam skandal Djoko Tjandra.

Menurut Andi, handphone yang dibuang itu tidak ada isi chat atau bukti lain. Dia mengklaim handphone itu hanya berisi foto-fotonya di ruang Djoko Tjandra.

"Saya terlalu panik. Saya sempat foto-foto di ruangannya Pak Joe Chan," imbuhnya.

Baca Juga:

Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara

Dalam perkara ini, Pinangki didakwa menerima uang senilai USD500 ribu dari yang dijanjikan sebesar USD1 juta oleh Djoko Tjandra untuk mengurus fatwa di Mahkamah Agung (MA). Hal ini dilakukan agar Djoko Tjandra bisa lepas dari eksekusi pidana penjara kasus hak tagih Bank Bali.

Pinangki didakwa melanggar pasal 5 ayat 2 jo pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, Pinangki juga didakwa melanggar pasal 3 Undang-Undang No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Untuk pemufakatan jahat, Pinangki didakwa melanggar pasal 15 jo pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 88 KUHP. (Pon)

Baca Juga:

Pinangki Bayar Sewa Apartemen Dharmawangsa Pakai Mata Uang Asing

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Idham Azis Minta Anak Buahnya Tingkatkan Keamanan di Markas-Markas Polri
Indonesia
Idham Azis Minta Anak Buahnya Tingkatkan Keamanan di Markas-Markas Polri

Kapolri memerintahkan jajarannya untuk mengantisipasi agar kasus Kejagung tak terjadi

Terlibatnya Oknum Internal Jadi Tamparan Telak Penegak Hukum Dalam Perkara Djoko Tjandra
Indonesia
Terlibatnya Oknum Internal Jadi Tamparan Telak Penegak Hukum Dalam Perkara Djoko Tjandra

Ia juga menganggap lolosnya Djoko Tjandra sebagai momentum bagi Polri untuk berbenah

100 Dokter Gugur, Indonesia Lima Besar Terburuk di Dunia dalam Penanganan Pandemi
Indonesia
100 Dokter Gugur, Indonesia Lima Besar Terburuk di Dunia dalam Penanganan Pandemi

Indeks Pengaruh Kematian Nakes (IPKN) karena COVID-19 di Indonesia mencapai 223, yang berarti memiliki dampak kematian nakes terburuk di dunia.

Pool Bus PPD Ciputat Tangsel Bakal Jadi Apartemen TOD
City Property
Pool Bus PPD Ciputat Tangsel Bakal Jadi Apartemen TOD

Perum PPD mengembangkan properti yang juga berbasis transportasi massal, yakni di titik pool PPD Transjakarta Ciputat.

Penderita Corona di Jakarta Naik 10 Persen, Pengamat Soroti Kinerja Pemprov DKI
Indonesia
Penderita Corona di Jakarta Naik 10 Persen, Pengamat Soroti Kinerja Pemprov DKI

"Mengapa demikian? Pelanggaran itu disebabkan Pemprov Jakarta tidak melakukan pengawasan dan penegakan protokol kesehatan," jelas Tigor

Hukum Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak Dinilai Tepat
Indonesia
Hukum Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak Dinilai Tepat

Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Pelaksanaan Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual pada Anak.

KPK Tetapkan 2 Legislator Jabar Tersangka Kasus Suap
Indonesia
KPK Tetapkan 2 Legislator Jabar Tersangka Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua anggota DPRD Jawa Barat Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani sebagai tersangka kasus korupsi.

Waspadai Penumpang "Ilegal", Seluruh Bagasi Bus yang Keluar Jakarta Bakal Digeledah
Indonesia
Waspadai Penumpang "Ilegal", Seluruh Bagasi Bus yang Keluar Jakarta Bakal Digeledah

Viral di media sosial informasi menyebut banyak warga dari Jakarta dan daerah penyangga sengaja bersembunyi di bagasi bus.

Polisi Tegaskan Operasi Mantap Praja Petakan Daerah Rawan Pemilu
Indonesia
Polisi Tegaskan Operasi Mantap Praja Petakan Daerah Rawan Pemilu

Polri selanjutnya akan melakukan antisipasi

DPR Minta Grand Design Riset Vaksin COVID-19
Indonesia
DPR Minta Grand Design Riset Vaksin COVID-19

Desain riset dan inovasi pengembangan kemandirian obat, vaksin, dan alat kesehatan itu harus meliputi kerangka waktu dan infrastruktur distribusi vaksin.