Andi Arief Sindir Anies Baswedan, Soal Apa? Politisi Demokrat Andi Arief. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang tidak datang dalam silaturahmi bersama sejumlah pejabat di Bogor, Rabu (15/5).

Dalam acara tersebut, tampak hadir Ketua Kogasma PD, Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Tangsel Airin, Wali Kota Bogor Bima Aria, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Yenny Wahid, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, serta Gubernur Sulsel Prof Nurdin. Sayangnya, Anies tidak datang meskipun diundang.

Andi Arief. Foto: Net

"Di saat 02 klaim menang 62 persen dan kini versi revisi 54 persen dan 01 dinyatakan menang oleh quick count, AHY adalah orang yg pertama yg menyatakan sebaiknya semua pihak menunggu 22 Mei. Dia dibully dan dituduh penghianat, hanya karena mengajak hidup benar," kata Andi Arief di akun Twitter-nya, Kamis (16/5).

Andi pun memuji sikap politik AHY yang menemui Presiden Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu. Ia menilai AHY berani mengambil resiko karena mengajak seluruh pihak kembali kepada kebenaran. Sikap ini seharusnya dilakukan oleh Anies Baswedan.

"Untuk menyadarkan orang banyak memang butuh resiko bagi tokoh politik seperti AHY yang berani melakukan sesuatu. Seharusnya @aniesbaswedan kawan saya juga jangan diam dan bertahan pada main aman. Ada yg mengganggu akal sehat namun diam, dimana kemanusiaan kita?," sambungnya.

Lanjut Andi, sudah menjadi kewajiban bagi generasi muda untuk menyatukan kembali politisi-politisi senior setelah terbelah pada masa Pilpres. Dia mempertanyakan kehadiran tokoh-tokoh selain AHY.

Silaturahmi tokoh-tokoh politik di Bogor. Foto: Facebook/Ridwan Kamil

"Di saat tokoh-tokoh tua, para purnawirawan jenderal dan intelektual serta tokoh agama terbelah-belah, kewajiban orang muda yang waras dan berani mengambil resiko untuk berupaya menyatukannya kembali. AHY sudah memulai, mana yang lain?," pungkasnya. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH