Ancaman Sri Mulyani Buat yang Tega Tilep Duit Darurat Corona! Saat pandemi corona sebaiknya penggunaan masker diprioritakan bagi petugas medis dan orang sakit. (Foto: Antaranews)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintah seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah memangkas anggaran tidak penting untuk dialokasikan ke penanganan cepat pandemi virus corona (COVID-19). Lalu bagaimana jika ada yang tega membancak duit anggaran penanganan COVID-19 itu?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan akan menindak tegas jika ada oknum yang melakukan korupsi termasuk ada konflik kepentingan dalam pemenuhan anggaran untuk penanganan penyebaran COVID-19.

Baca Juga:

KPK Diminta Turun Tangan Awasi Penggunaan Anggaran Virus Corona

“Meskipun kita darurat dan harus melakukan cepat, saya berharap tidak ada korupsi dan tidak ada konflik kepentingan,” kata Menkeu, dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, OJK dan BI melalui konferensi video di Jakarta, Jumat (20/3).

sri mulyani
Menkeu Sri Mulyani Indrawati ketika memaparkan kinerja APBN Februari 2020 melalui konferensi video secara langsung di Jakarta, Rabu (18/3/2020). (ANTARA/Dewa Wiguna/pri.)

Baca Juga:

Saran Buat Jokowi: Tes Massal Gratis Ambil dari Perintah Pemangkasan Anggaran

Menurut Sri Mulyani, tindakan korupsi itu akan mengacaukan upaya menolong masyarakat di tengah kondisi darurat saat ini. Menkeu juga mewanti-wanti jangan sampai ada pendompleng baik di sektor riil ketika pengadaan alat kesehatan maupun di sektor pasar keuangan seperti saham dan forex.

“Kami akan sangat tegas kalau ada yang melakukan hal-hal itu untuk memanfaatkan situasi ini,” tegas pembantu Presiden Jokowi itu.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan pemerintah pusat dan daerah untuk memangkas alokasi anggaran yang tidak prioritas dan merelokasi kepada belanja untuk penanganan virus corona.

Untuk anggaran kementerian/lembaga dikutip Antara, total anggaran yang bisa direalokasi untuk penanganan COVID-19 ini mencapai sekitar Rp62 triliun. (*)

Baca Juga:

MPR Ungkap Jokowi Sebetulnya Punya Dana Tes Corona Massal Gratis Rp128 T



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH