Ancaman Pidana Menanti Pihak yang Sebarkan Identitas Pasien Virus Corona Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

MerahPutih.com - Masyarakat Hukum Kedokteran Indonesia (MHKI) menanggapi penyebaran identitas pasien virus corona di media sosial. MHKI meminta agar data korban dirahasiakan

Ketua MHKI Mahesa Pranadipa menyebut pasien memiliki hak privasi dan kerahasiaan karena menjadi Hak Asasi serta diatur dalam UU No.29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU No.44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit

Baca Juga

Virus Corona Merebak, Harga Masker Bikin Masyarakat Mengeluh

"Data yang dapat disampaikan ke publik dalam status wabah hanya data jenis kelamin, umur pasien, jumlahnya baik yang sembuh, dirawat atau yang meninggal," kata Mahesa dalam keterangannya, Rabu (4/3).

Mahesa menambahkan, bagi yang menyebarkannya dapat dikenakan Pasal 322 KUHP dengan ancaman penjara paling lama sembilan bulan.

Masyarakat Hukum Kedokteran Indonesia
Masyarakat Hukum Kedokteran Indonesia

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Mohammad Adib Khumaidi, meminta pemerintah turun tangan dengan menyediakan masker untuk masyarakat demi mencegah penyebaran corona.

"Distribusi masker harus diambil alih oleh pemerintah dan disediakan gratis oleh pemerintah di tempat dan fasilitas publik," jelas Adib.

Baca Juga

Soal Antisipasi Serangan Virus, SBY Dipuji Lebih Matang Ketimbang Jokowi

Selain itu, Adib berpandangan perlu adanya penyediaan sabun cuci tangan dan atau hand sanitizer di tempat dan fasilitas publik.

"Semua stakeholder bangsa harus terlibat karena CoVid-19 bukan tanggungjawab sektor kesehatan saja," jelas Adib.

Seperti diketahui, Pemerintah resmi mengumumkan kasus pertama virus corona di Indonesia pada Senin (2/3) kemarin. Dua warga Depok dinyatakan positif terjangkit virus corona dan ditulari oleh seorang perempuan WN Jepang.

Kedua pasien yang merupakan ibu (64) dan anak (31) itu kini masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Baca Juga

Kemenkes Telah Periksa 446 Spesimen Suspect Corona

Akibat virus corona pertama di Indonesia ini, wilayah Jakarta, Depok, dan sekitarnya meningkatkan kewaspadaan. Istana Negara, perkantoran hingga MRT pun memberlakukan pengecekan suhu badan di pintu-pintu masuk.

Sementara satu sekolah internasional di Jakarta, ACG School, di Jati Padang, Pasar Minggu, juga terpaksa meliburkan aktivitas belajar mengajar selama 14 hari usai diduga seorang guru terinfeksi Corona. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 KPK Didesak Usut Temuan PPATK Soal Rekening Kasino Kepala Daerah Rp50 Miliar
Indonesia
KPK Didesak Usut Temuan PPATK Soal Rekening Kasino Kepala Daerah Rp50 Miliar

Menurut Ervyn, penyampaian informasih secara terbuka yang dilakukan PPATK menunjukkan masih lemahnya tindak lanjut yang dilakukan penegak hukum atas temuan tersebut.

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan

Adapun ke-12 tersangka yang berhasil ditangkap yakni inisial NL, R alias MM, SY, DM alias M, SP, AJ, MR, DW alias D, R, RS, dan TH

KPK Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Rp46 M Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi Rp46 M Nurhadi

Dalam kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA itu, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka.

PDP COVID-19 Asal Majalengka Meninggal di Cirebon
Indonesia
PDP COVID-19 Asal Majalengka Meninggal di Cirebon

Kepala Puskesmas Rajagaluh dan tim TGC Covid-19 melaporkan bahwa yang bersangkutan warga Kecamatan Rajagaluh.

Pasar Tanah Abang Paling Banyak Dijaga Polisi dan Tentara, Ini Alasannya
Indonesia
Pasar Tanah Abang Paling Banyak Dijaga Polisi dan Tentara, Ini Alasannya

Aparat TNI-Polri disiagakan lebih banyak dibanding kawasan pusat perbelanjaan lain di ibu kota.

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta
Indonesia
Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.

Bukan Anies, Ini Sosok yang Dinilai Tepat Terima Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia
Indonesia
Bukan Anies, Ini Sosok yang Dinilai Tepat Terima Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia

Pemberian penghargaan tingkat dunia Sustainable Transport Award (STA) untuk Pemprov DKI mengundang kritikan.

Kemarahan Jokowi Dinilai Bentuk Lepas Tanggung Jawab dan Mencari Kambing Hitam
Indonesia
Kemarahan Jokowi Dinilai Bentuk Lepas Tanggung Jawab dan Mencari Kambing Hitam

Kegagalan menteri adalah kegagalan Presiden Jokowi sendiri.

Moeldoko Minta Pelaku Industri Pariwisata Tanah Air Tak Perlu Panik
Indonesia
Moeldoko Minta Pelaku Industri Pariwisata Tanah Air Tak Perlu Panik

Moeldoko meminta para pelaku industri pariwisata tanah air untuk tak cemas dengan mewabahnya virus corona.

Survei LSI: PSBB Belum Maksimal
Indonesia
Survei LSI: PSBB Belum Maksimal

Tiga sumber data yang digunakan surveinya yaitu Data Gugus Tugas, Data Worldometer, dan data WHO