Ancaman Kapolri ke Anak Buah, Tak Bisa Dibina Bakal 'Diselesaikan' Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat membuka Rapat Kerja Teknis Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Propam Polri untuk menindak tegas seluruh personel kepolisian yang masih terjerat dalam kasus Narkoba.

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4).

Baca Juga

Kapolri Sigit Minta Oknum Polisi Terlibat Narkoba Segera Dibinasakan

"Kalau sudah tidak bisa dibina, yang begitu-begitu segera 'selesaikan'," kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, sebagai personel kepolisian tugas pokoknya sudah jelas, memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba di Indonesia. Bukan malah sebaliknya, polisi malah terjerumus masalah itu.

"Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat membuka Rapat Kerja Teknis Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4). Foto: MP/Kanu

Saat ini, Sigit menyebut, sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama personel yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota," ujar Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri. Padahal saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.

"Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang," jelas Listyo.

"Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki," tutup Sigit. (Knu)

Baca Juga

Kadiv Propam Minta Maaf ke Kapolri Terkait Kelakuan Buruk Anak Buahnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kuasa Hukum Bantah Ada Rekayasa Akuntansi Jiwasraya
Indonesia
Kuasa Hukum Bantah Ada Rekayasa Akuntansi Jiwasraya

Dalam dakwaan JPU, semua membukukan untung secara semu

KPK Dalami Aliran Uang dari Edhy Prabowo ke Biduan Betty Elista
Indonesia
KPK Dalami Aliran Uang dari Edhy Prabowo ke Biduan Betty Elista

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Betty mengenai aliran uang dari Edhy Prabowo lewat Staf Khususnya yang juga tersangka dalam kasus ini, Amiril Mukminin.

 Transportasi Umum Kembali Beroperasi, KAI Daops 6 Belum Buka Layanan KA Jarak Jauh
Indonesia
Transportasi Umum Kembali Beroperasi, KAI Daops 6 Belum Buka Layanan KA Jarak Jauh

"Perjalanan kereta lokal KA Prameks untuk mengkomodasi pekerja dari Yogyakarta dan Solo. Itu pun kami berlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat," papar dia.

Enggak Sembarangan! Ini 'Aturan Main' Jika Ingin Donorkan Darah ke Pasien COVID-19
Indonesia
Enggak Sembarangan! Ini 'Aturan Main' Jika Ingin Donorkan Darah ke Pasien COVID-19

Saat ini, belum ada pilihan obat maupun vaksin untuk pasien COVID-19

BMKG: Celah Antara Pusat dan Daerah Harus Segera Diidentifikasi Wujudkan 'Zero Victims
Indonesia
BMKG: Celah Antara Pusat dan Daerah Harus Segera Diidentifikasi Wujudkan 'Zero Victims

Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia sekitar 20-40 persen di atas normal

Batalkan Perpres Miras, Jokowi Disebut Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Batalkan Perpres Miras, Jokowi Disebut Dengarkan Aspirasi Rakyat

PPP mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang membatalkan lampiran III Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/2021.

Anak Buah Erick Thohir Datangi Balai Kota, Tagih Laporan Penanganan COVID-19 ke Anies
Indonesia
Anak Buah Erick Thohir Datangi Balai Kota, Tagih Laporan Penanganan COVID-19 ke Anies

Hal serupa juga pernah dilakukannya terharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Tingkat Pemanfaatan Tempat Tidur di Indonesia Secara Nasional Lebih dari 60 Persen
Indonesia
Tingkat Pemanfaatan Tempat Tidur di Indonesia Secara Nasional Lebih dari 60 Persen

Namun, tingkat pemanfaatan atau BOR rumah sakit rujukan di Jakarta tidak merata

Tak Terima Kekalahan, Machfud-Mujiaman Gugat Hasil Pilkada Surabaya ke MK
Indonesia
Tak Terima Kekalahan, Machfud-Mujiaman Gugat Hasil Pilkada Surabaya ke MK

"Perjuangan belum selesai. Bagi saya, langkah hukum di MK tidak sekedar menang atau kalah dalam pemilihan kepala daerah," ujar Machfud Arifin

Kerjasama Bidang Pangan Tak Sesuai Ketentuan, Food Station Dapat Kritik
Indonesia
Kerjasama Bidang Pangan Tak Sesuai Ketentuan, Food Station Dapat Kritik

Sutikno juga mendesak agar PT Food Station melakukan evaluasi