Ancaman Habib Bahar ke Jokowi Bertentangan dengan Ajaran Rasulullah SAW Bahar Smith melontarkan komentar bernada ancaman seusai menjalani sidang lanjutannya di Ruang Sidang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (14/3). / Antara Foto

MerahPutih.com - Habib Bahar bin Smith melontarkan ancaman kepada Presiden Jokowi seusai menjalani sidang ketiga di Ruang Sidang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (14/3). Pernyataan tersebut dinilai sangat buruk. Bahkan, tidak sesuai ajaran akhlak Rasulullah SAW.

Bendahara Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Indonesia (MP3I) Habib Sholeh Al-Muhdar mengatakan, Rasulullah dalam bertutur kata sangat santun, baik kepada pengikutnya maupun kepada musuh-musuhnya.

Habib Sholeh (paling kiri) bersama Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto) di kantor TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Timur, di Surabaya, Jumat (25/1/2019). (ANTARA/Foto: Riza Harahap)
Habib Sholeh (paling kiri) bersama Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto) di kantor TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Timur, di Surabaya, Jumat (25/1/2019). (ANTARA/Foto: Riza Harahap)

"Islam adalah agama yang menjunjung tinggi kesantunan. Karenanya Rasulullah SAW bersabda, "barang siapa beriman kepada Allah SWT dan Hari Akhir hendaknya berkata baik, atau diam. Karena itu, ancaman Bahar bin Smith justru bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW yang mengajak kita untuk menghormati orang lain, apalagi pemimpin kita," kata Sholeh dalam keterangannya, Jumat (15/3)

Sholeh mengatakan tutur kata Bahar bin Smith sangat jauh dari akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan umat Islam.

"Ancaman Bahar bin Smith mengandung kebencian dan tuduhan yang berpotensi memecah belah," jelasnya.

Sholeh juga menganggap, ancaman Bahar bin Smith pada Presiden Jokowi sangat tidak relevan, berpotensi fitnah. Karena kasus hukum yang dia jalani murni akibat pidana yang diperbuatnya yakni menganiaya anak di bawah umur.

Habib Bahar bin Smith. / Antara Foto

"Bahar bin Smith sebaiknya memanfaatkan waktu untuk introspeksi, memperbaiki diri, memohon ampun kepada Allah SWT," saran Sholeh.

Sholeh yakin, ucapan Bahar itu tak akan membuat dirinya semakin baik.

"Ingatlah, kebencian tidak akan membawamu ke surga," pungkasnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH