Anas Ragu Demokrat Berani Hukum Kader Dukung Jokowi 2 Periode Joko Widodo dan TGB Zainul Majdi. ( Foto: Antara )

MerahPutih.com - Mantan Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum buka suara terkait ancaman sanksi dari Partai Demokrat kepada Tuan Guru Bajang (TGB), Zainul Majdi lantaran mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden 2019.

Anas meragukan Partai Demokrat akan memberikan sanksi kepada TGB. Menurut dia, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode itu merupakan salah satu kader unggulan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Masa sih, saya tidak percaya (sanksi TGB). Saya ragu masa iya, setahu saya TGB salah satu kader unggulan demorkat. TGB kalau tidak keliru Majelis Tinggi, posisi penting di partai, saya ragu akan disanksi," kata Annas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (12/6).

Anas
Anas Urbaningrum dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, dari tahanan KPK, Jakarta, Rabu (17/6). (Foto: MerahPutih/Novriadi Sitompul)

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengaku kenal baik dengan TGB. Ketika dirinya menjabat Ketum Partai Demokrat, TGB merupakan Ketua DPD Demokrat NTB. Bahkan, Anas pula yang menunjuk TGB menjadi ketua DPD.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto, menyatakan, sikap TGB yang berbeda dengan sikap partai, termasuk pelanggaran etika. Pasalnya, seluruh pendapat politik yang disampaikan oleh kader harus sejalan dengan apa yang ada dalam Partai Demokrat.

Terkait hal tersebut, rencananya Mahmamah Kehormatan Partai Demokrat akan memanggil gubernur NTB dua periode itu. Namun, hal tersebut diakuinya sama sekali tidak dibahas dalam sidang Majelis Tinggi pada Senin.

Agus juga menegaskan, bahwa Partai Demokrat akan memberikan sanksi kepada TGB yang diketahui memiliki sikap yang berbeda yaitu mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Namun, terkait sanksinya, wakil ketua DPR tersebut mengaku belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

"Ya namanya pelanggaran etika, kalau pelanggaran etika semua dipecat anggota DPR juga habis kan. Pasti ada derajat kesalahannya apa yang diputuskan dan semuanya sesuai peraturan perundangan yang ada," katanya.

syarief
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan (MP/Ponco)

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan belum membahas soal dukungan TGB kepada Joko di Pemilihan Presisen 2019. Namun, dipastikan TGB tetap berstatus kader Demokrat.

"Kita belum bahas. Yang jelas dia masih tetap kader demokrat," kata Syarief usai menghadiri rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat di kediaman sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/7) lalu. (Pon)

Kredit : ponco


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH