Analisis BMKG Terkait Gempa 5,8 Magnitudo di Maluku Utara Ilustrasi Foto Gempa Bumi. foto: Istockphoto

MerahPutih.com - Gempa tektonik bermagnitudo 5,8 mengguncang Maluku Utara pada Kamis (40/1) pukul 06.46.58 WIB disebabkan subduksi Lempeng Laut Maluku.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya subduksi Lempeng Laut Maluku," ucap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (30/1).

Baca Juga

Cara Ampuh Mengatasi Trauma Akibat Gempa

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 0.76 LU dan 126.34 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 km arah Barat Kota Ternate, Maluku Utara pada kedalaman 24 km.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault). Guncangan gempa dirasakan di Manado, Ternate, Sofifi, Jailolo, Tidore III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Baca Juga

Terjebak di Bioskop Saat Gempa? Lakukan 5 Hal Ini

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.

Hasil monitoring BMKG juga mencatat hingga pukul 07.02 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Terkait kondisi tersebut BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga

Inilah Syarat Bangun Rumah Tahan Gempa

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rama Gugur Jadi Evaluasi, Panglima Hadi Jamin Takkan Tarik TNI dari Misi Kongo
Indonesia
Rama Gugur Jadi Evaluasi, Panglima Hadi Jamin Takkan Tarik TNI dari Misi Kongo

Misi TNI di Kongo tetap dilanjutkan dengan pengawasan lebih khusus dari PBB.

Bertemu di Kertanegara, Prabowo-Airlangga Dinilai Tengah Amankan Diri
Indonesia
Bertemu di Kertanegara, Prabowo-Airlangga Dinilai Tengah Amankan Diri

Dalam pertemuan itu, hadir pula mendampingi Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19
Indonesia
Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19

"Finalisasi visi misi melibatkan tim pemenangan senior PDIP, dan beberapa ahli dibidangnya masing-masing," kata dia.

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 1.539 Orang Positif COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 1.539 Orang Positif COVID-19

Secara keseluruhan, terdapat 1.567 pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit dadakan tersebut

Anies Diminta Lakukan Kajian Matang Sebelum Izinkan Monas Digunakan untuk Reuni 212
Indonesia
Anies Diminta Lakukan Kajian Matang Sebelum Izinkan Monas Digunakan untuk Reuni 212

Monas sudah ditutup sejak Anies memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai sekarang

Pemprov DKI Awasi 10 Orang Diduga Terinfeksi Virus Corona
Indonesia
Pemprov DKI Awasi 10 Orang Diduga Terinfeksi Virus Corona

Widyastuti mengatakan perawatan 10 pasien itu harus menjalani serangkaian pemeriksaan dari Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Rencana Anies Ganjil Genap Motor Rawan Picu 'Klaster Angkutan Massal'
Indonesia
Rencana Anies Ganjil Genap Motor Rawan Picu 'Klaster Angkutan Massal'

Warga dipaksa beralih menggunakan angkutan umum massal yang rawan terpapar virus COVID-19.

Pemerintah Bantah Tak Berdaya Hadapi Isu Pelanggaran HAM Etnis Uighur
Indonesia
Pemerintah Bantah Tak Berdaya Hadapi Isu Pelanggaran HAM Etnis Uighur

Menko Polhukam Mahfud MD membantah bahwa pemerintah Indonesia diam saja dalam menyikapi dugaan pelanggaran HAM terhadap etnis muslim Uighur.

Wacana Cuti Lebaran Digeser ke Idul Adha, Pengamat: Jangan-Jangan Belum Pulih dari Corona
Indonesia
Wacana Cuti Lebaran Digeser ke Idul Adha, Pengamat: Jangan-Jangan Belum Pulih dari Corona

Sehingga, ia meminta libur cuti bersama di Idul Fitri tetap diganti pada akhir tahun 2020

Pakar Hukum Nilai Presidential Treshold Idealnya Ditiadakan
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Presidential Treshold Idealnya Ditiadakan

Rakyat telah rindu dengan suguhan menu calon-calon presiden yang berkualitas