Analis: Jokowi Gagal Bangun Pilar Demokrasi Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai perikanan dan nelayan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/4). (antara Foto)

MerahPutih Politik - Satu tahun Joko Widodo dan Jusuf Kalla memerintah Indonesia dinilai gagal merealisasikan salah satu dari sembilan agenda prioritas yang disebut dengan Nawacita. Kegagalan tersebut nampak ketika salah satu pilar demokrasi, yakni partai politik terganggu dengan dualisme kepengurusan.

"Dalam hal parpol episode mengganggu proses demokrasi itu terjadi friksi yang berlama-lama," kata Anaslis politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro kepada Merahputih.com, di Jakarta, Senin (19/10).

Padahal kata Siti, partai politik sangat erat kaitanya dengan pemilu dan Pilkada. Bagaimana Pilkada dapat berjalan lancar, jika terjadi ketidakpastian pada partai politik.

"Menurut saya ini memprihatinkan," katanya.

Ditambahkan Siti, kondisi politik ke depan tidak akan jauh berbeda. Apalagi, jika setiap pergantian kepemimpinan di partai politik selali dibayangi dengan friksi-friksi yang memunculkan dualisme kepengurusan.

"Misalnya memenangkan satu kubu, kemudian mendirikan partai baru, ini nggak akan selesai-selesai," kata dia.

Padahal, lanjut perempuan yang akrab disapa Wiwiek ini mengatakan, pembangunan Indonesia seharusnya mengarah pada 100 tahun Indonesia merdeka. Mestinya, bangunan yang ditargetkan menjurus pembangunan yang beradab dan berkualitas. (Mad

BACA JUGA:  

  1. Politikus Gerindra: Setahun Jokowi-JK Jumlah Pengangguran Bertambah 
  2. Satu Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Lemah Terhadap Upaya Pemberantasan Korupsi 
  3. Jelang Satu Tahun Jokowi-JK, Manajemen Pemerintahan Buruk 
  4. Rezim Jokowi-JK Untungkan Pemilik Modal 
  5. Partai Politik Jangan Berebut Kursi Menteri


Bahaudin Marcopolo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH