Anak Susah Tidur, Salahkan Orangtua Anak terlalu banyak bermain sosial media sebelum tidur (Foto: Pexels/Tim Gouw)

KALAU dulu anak kecil susah tidur karena terlalu banyak khayalan. Contohnya akan ada mahluk halus yang mengganggu saat berada di kamar gelap. Namun, masalah di zaman serba canggih ini berbeda. Anak-anak susah tidur bukan lagi karena cerit horor, tapi karena teknologi.

Di sini maksud teknologi ialah internet. Fokusnya dengan media sosial yang dapat diraih melalui internet, dengan bantuan gawai dan ponsel pintar. Ya, media sosial menjadi faktor utama penyebab anak-anak sulit tidur. Anak zaman now sudah melek betul dengan teknologi. Demikian menurut laman Independent.

Hal ini terbukti melalui data NHS yang dianalisis Guardian. Penerimaan pasien anak-anak dengan diagnosa gangguan tidur di rumah sakit meningkat selama enam tahun terakhir. Pada tahun 2012-2013 berjumlah 6.520. Tahun lalu meningkat sebanyak 9.429 pasien.

Sosial media menjadi penyebab anak susah tidur (Foto: Pexels/Pixabay)

Namun para ahli tidak mau sepenuhnya menyalahkan anak kecil. Media sosial bukan menjadi penyebab satu-satunya seorang anak mengalami gangguan tidur. Hal ini terjadi karena salah pengasuhan orangtua. "Masalah-masalah ini mengarah ke pengasuhan yang buruk, bukan media sosial," ujar ahli detoks digital dan penulis Stop Staring at Screen, Tanya Goodin.

Gangguan tidur bisa semakin terjadi bagi anak dengan kedua orangtua yang sama-sama bekerja. Akhirya sama sekali tidak ada perhatian orangtua terhadap anak. Waktu tidur pun tidak diatur. Padahal anak harus dibimbing oleh orangtua.

Vicki Dawson, pendiri NHS Doncaster mengatakan untuk menerapkan pola tidur malam teratur terhadap anak harus dilakukan secara perlahan dan dijadikans sebagai rutinitas. Jadi orangtua memang harus membiasakan anak tidur di waktu yang sama setiap malamnya.

Anak kekurang tidur terlalu nafsu makan (Foto: Pexels/Min An)

Tidak sampai di situ saja. Orangtua juga harus mengatur program diet anak. Masalahnya terlalu banyak makanan manis yang dikonsumsi bisa menyebakan gangguan tidur juga. "kekurangan tidur yang mereka alami. Ini kemudian berdampak pada tidur malam hari," ujarnya. Kesehatan mental anak juga terganggu karena kekurangan waktu tidur. Sebab membuat konsentrasi menjadi buyar.

Anak yang kekurangan tidur juga memiliki risiko terkena obesitas. Karena saat kekurangan tidur malam, anak menjadi lebih nafsu makan. Nafsu makan sebenarny baik, tapi nafsu makan yang satu ini berlebihan. "Ketika kurang tidur, tubuh merespon dengan mengubah hormon yang memengaruhi nafsu makan dan rasa lapar," kata Michael Farquhar, seorang konsultan obat tidur di rumah sakit Evelina Children.

Sebenarnya solusi masalah ini sangat mudah. Orangtua harus menerapkan waktu tidur yang teratur terhadap anak. Juga menerapkan aturan tidak memainkan ponsel atau gawai satu jam sebelum tidur. (ikh)

Baca juga: Karena Tombol Snooze, Kamu Bisa Lelah Seharian

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH