Anak Sulung Amien Rais Mundur dari PAN di Atas Materi Rp6.000 Hanafi Rais (ANT)

MerahPutih.com - Putra sulung Amien Rais, Hanafi Rais memutuskan mundur dari Partai Amanat Nasional (PAN). Pengunduran diri Hanafi disampaikan melalui surat yang beredar di kalangan wartawan. Surat tersebut bermaterai dan bertanda tangan Hanafi tertanggal Selasa, 5 Mei 2020.

"Saya menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, dari Ketua Fraksi PAN DPR RI, dan dari anggota DPR RI Fraksi PAN 2019-2024," dikutip dari surat pengunduran Hanafi, Selasa (5/5).

Baca Juga:

Pengamat: Amien Rais Bernafsu Bangun Politik Dinasti

MerahPutih.com mengonfirmasi mengenai surat pengunduran diri tersebut kepada Hanafi. Namun, pesan singkat yang dikirim tidak berbalas.

Meski demikian, seorang petinggi PAN yang tak mau disebutkan namanya membenarkan pengunduran diri Hanafi. "Iya bro," ujarnya saat dikonfirmasi MetahPutih.com, Selasa (5/5).

surat mundur hanafi
Surat Pengunduran Diri Hanafi Rais dari PAN. (Ist/Net)

Dalam surat tersebut, Hanafi mengungkapkan alasan pengundiran dirinya. Ia mengatakan setelah Kongres V lalu berharap dan berikhtiar PAN bisa menegakan keadilan untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan kader. Sebab, PAN melewati Kongres yang sarat kekerasan dan mencoreng wajah partai.

Baca Juga:

Tiga dari Lima Anak Amien Rais Lolos Anggota Dewan, Siapa yang Gagal?

"Kita semua tahu bahwa PAN telah melewati proses Kongres yang sarat kekerasan dan mencoreng wajah partai sendiri. Kita hendaknya sudah dan terus mentaubati apa yang telah terjadi jika ingin Allah ridha dengan partai ini," kata Hanafi.

Hanafi menilai, PAN telah melewati momentum untuk memperbaiki diri. Menurutnya, PAN cenderung konformitas terhadap kekuasaan. Berbeda dengan sikap mayoritas kader PAN yang berharap partai berlambang matahari itu menjadi antitesis dari pemegang kekuasan.

"Kecenderungan melakukan konformitas terhadap kekuasaan, sekalipun didahului dengan kritik-kritik bukan sikap yang adil di saat banyak kader dan simpatisan menaruh harapan menjadi antitesis dari pemegang kekuasaan," kata menantu Ketum PAN Zulkifli Hasan itu. (Pon)

Baca Juga:

Amien Rais Dorong Putranya Gantikan Waketum PAN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hati-hati Pemerintah Naikkan Cukai Rokok di Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Hati-hati Pemerintah Naikkan Cukai Rokok di Saat Pandemi COVID-19

Tarif cukai hasil tembakau mulai 1 Januari 2020 sudah mengalami kenaikan rata-rata mencapai 23 persen sebagaimana kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.152/PMK.010/2019.

 Makin Ketat, Naik Pesawat dari Bandara Soetta Harus Lewati 4 Pos Pemeriksaan
Indonesia
Makin Ketat, Naik Pesawat dari Bandara Soetta Harus Lewati 4 Pos Pemeriksaan

Selain itu, lanjut Muhammad Awaluddin, saat ini juga sudah diterapkan kebijakan baru dalam memproses keberangkatan, dimana calon penumpang harus melalui 4 pos pemeriksaan (checkpoint) sebelum naik pesawat.

Jika Tak Ada Gerakan Seperti KAMI, Demokrasi Indonesia Dalam Ancaman
Indonesia
Jika Tak Ada Gerakan Seperti KAMI, Demokrasi Indonesia Dalam Ancaman

Mereka yang ikut mendeklarasikan KAMI juga memiliki reputasi

DPR Ingatkan KPK Jangan Atur-atur Jokowi
Indonesia
DPR Ingatkan KPK Jangan Atur-atur Jokowi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga negara penegakan hukum yang menjadi bagian dari pemerintah pusat.

Viral Video Perundungan Youtuber 'Sampah' Ferdian Paleka, Ini Kata Polisi
Indonesia
Viral Video Perundungan Youtuber 'Sampah' Ferdian Paleka, Ini Kata Polisi

Ferdian yang rambutnya sudah digunduli itu, juga diminta push up dan sit up

 Mahasiswa Ditangkap Karena Provokasi Serang Kaum Kapitalis di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
Mahasiswa Ditangkap Karena Provokasi Serang Kaum Kapitalis di Tengah Pandemi Corona

Berdasarkan keterangan para pelaku, motif mereka melakukan hal ini adalah karena tidak terima dengan kaum kapitalis dan sengaja memprovokasi masyarakat untuk melawan kaum kapitalis.

Kasus Corona Indonesia Tembus 95 Ribu
Indonesia
Kasus Corona Indonesia Tembus 95 Ribu

Total kasus positif menjadi 95.418 kasus, sembuh 53.945 kasus, meninggal 4.665 kasus.

KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada
Indonesia
KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada

Hal itu merupakan salah satu bentuk penyimpangan APBD

Presiden Jokowi Targetkan Kilang TPPI Tuban Rampung 3 Tahun
Indonesia
Presiden Jokowi Targetkan Kilang TPPI Tuban Rampung 3 Tahun

Kepala Negara meminta penyelesaian tersebut bisa dilakukan dengan kerjasama atau dengan kekuatan sendiri.

 Firli Tunjuk Dua Plt Jubir KPK Gantikan Febri Diansyah
Indonesia
Firli Tunjuk Dua Plt Jubir KPK Gantikan Febri Diansyah

"Hari ini kita tunjuk dua jubir, pertama adalah saudari Ipi Maryati, kedua ada Ali Fikri," kata Ketua KPK Firli Bahuri