Anak Nia Daniaty Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Olivia Nathania (tengah) penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan penipuan bermodus rekrutmen calon pegawai negeri sipil, Senin (11/10). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania (Oi) memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan CPNS di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/10).

Oi hadir didampingi kuasa hukumnya, Susanti Agustin ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tepat pada pukul 11.52 WIB.

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS

Dalam kesempatan tersebut, Oi tidak banyak bicara kepada awak media. Ia hanya mengungkap dirinya siap untuk menjalani proses pemeriksaan serta meminta doa agar segala prosesnya berjalan lancar.

"Insya Allah siap, doain aja ya doain," kata Oi kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Sebagai informasi, Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas aksi penipuan dan penggelapan CPNS serta pemalsuan surat sejak 2019 lalu.

Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar

Terdapat 225 orang yang menjadi korban penipuan ini. Laporan tersebut tercacat dengan nomor STTLP/B/4728/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 24 September 2021.

Oi dan Raf memasang tarif yang beragam untuk satu posisi PNS, mulai dari Rp25-150 juta. Sementara nilai kerugian dari 225 korban yang ditipu mencapai Rp9,7 miliar.

Sebelumnya, Oi dijadwalkan pemeriksaan pada Selasa (5/10) lalu. Namun, meminta dijadwalkan ulang lantaran beberapa alasan, salah satunya belum memiliki kesiapan mental.

"Penundaanya karena satu (belum adanya) kesiapan mental, kedua kesiapan dokumen pendukung atas laporan pelapor paling tidak ada bukti-bukti tambahan lain," kata Susanti Agustina, kuasa hukum Olivia Nathania di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (5/10). (Knu)

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Sebut Hanya Tawarkan Les, Bukan Jasa Penerimaan CPNS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Luhut Resmikan Stasiun KA Bandara Yogyakarta
Indonesia
Luhut Resmikan Stasiun KA Bandara Yogyakarta

Menteri Luhut mengapresiasi pembangunan jalur kereta api yang menghabiskan dana Rp 1,1 Triliun ini.

Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi
Indonesia
Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi tersebut dapat mengurangi jumlah wisatawan di Malioboro Pihaknya juga dapat mengawasi dan memecah jika munculnya kerumunan.

Lindungi Anak Sedang Belajar via Daring, Seorang Ibu Meninggal Tertimpa Bangunan
Indonesia
Lindungi Anak Sedang Belajar via Daring, Seorang Ibu Meninggal Tertimpa Bangunan

Kejadian tersebut membuat satu dari tiga orang harus kehilangan nyawa, saat perjalanan ke RSUD dr Soetomo guna mendapatkan penanganan.

KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo

Selain Finari, penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lagi

Anies Sambut Baik Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Idul Fitri
Indonesia
Anies Sambut Baik Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Idul Fitri

Menurut Anies, langkah tersebut sangat membantu Pemerintah DKI dalam memotong mata rantai penyebaran kasus COVID-19. Mengingat kasus corona di ibu kota masih ada dan belum hilang.

 THR 100 Persen, Anak Buah Prabowo Sebut Kado Hari Buruh
Indonesia
THR 100 Persen, Anak Buah Prabowo Sebut Kado Hari Buruh

Politisi yang memiliki panggilan Hergun menambahkan, aturan THR 100 persen bagi para pekerja/buruh ini diharapkan dapat dipatuhi dan dilaksanakan oleh para pengusaha.

Ambisi Menpora: Indonesia Tembus 10 Besar Olimpiade Satu Dekade Lagi
Olahraga
Ambisi Menpora: Indonesia Tembus 10 Besar Olimpiade Satu Dekade Lagi

Peringkat terbaik yang pernah diraih kontingen Indonesia posisi 24 di Olimpiade Barcelona 1992.

Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON
Indonesia
Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sebagai tempat karantina kontingen Atlet DKI sepulang PON.

Alasan Polisi Amankan Pendemo FPR Saat Demo di Depan Istana Negara
Indonesia
Alasan Polisi Amankan Pendemo FPR Saat Demo di Depan Istana Negara

Tindakan mengamankan pendemo itu untuk menegakkan protokol kesehatan COVID-19

Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan
Indonesia
Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan

Ahok mengemukakan pemerintah akan menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dari pasar.