Anak Jeremy Thomas Dijerat Pasal Psikotropika Axel Matthew. (Instagram/axelmatthewthomas)

MerahPutih - Kasus dugaan tindak pidana narkotika yang menyeret anak Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas ternyata merupakan hasil pengembangan Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Kasus itu bermula pada Jumat (14/7) ketika tim Satuan Reserse Narkoba dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan sebanyak 1.118 strip narkotika jenis Happy Five (H5). Ribuan strip H5 itu dibawa oleh dua orang warga negara Malaysia berinisial JV dan DRW.

"Happy Five dimasukkan kotak Panadol, dari Soetta ada datang ke Terminal 3 untuk mengecek. Di sana ditemukan satu orang diamankan namanya JV itu. (Barang bukti) dalam bungkus Panadol. Dari JV tambah DRW," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/7).

Dari keduanya, terungkap bahwa barang haram itu sudah dipesan oleh lima orang. Satu dari lima orang pemesan itu adalah Axel Matthew. Bahkan, Axel sudah mentransfer uang untuk membeli H5 dari JV dan DRW.

"Pemesan tadi sudah transfer duit Rp1,5 juta untuk pembelian Happy Five pada tersangka saat tersangka sedang di Malaysia itu. Bukti transfer ada, sudah kita dapatkan," jelas Argo.

Dari situ, penyelidikan berkembang hingga dilakukan penangkapan oleh Satnarkoba Polres Soetta terhadap Axel di Hotal Kristal, Cilandak. Petugas terlibat pergumulan dengan Axel hingga Jeremy mendatangi lokasi penggerebekan.

Polisi sendiri tak mempermasalahkan adanya laporan dari pihak Jeremy terhadap anggota Polres Bandar Soetta. Kasus Axel sendiri tetap akan dilanjutkan.

"Yang bersangkutan anaknya Jeremy Thomas kita kenakan Undang-Undang Psikotropika," kata Argo. (Ayp)

Baca juga berita lainnya tentang kasus Axel Matthew Thomas dalam artikel: Jeremy Thomas Kaget Lihat Wajah Anaknya Babak Belur



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE