Anak Buah Yasonna Bentuk Tim Khusus Buru Terpidana Mati Asal Tiongkok Kabur Ilustrasi kabur dari penjara (ANTARA News /Andre Angkawijaya)

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim khusus untuk memburu terpidana mati kasus narkoba Cai Cang Pan alias Toni yang kabur dari Lapas Kelas I Tangerang.

Pemilik sabu seberat 135 kilogram itu diduga kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air di luar Lapas.

"Setelah diketahui telah terjadinya pelarian terhadap satu orang penghuni tersebut, Lapas Kelas I Tangerang langsung membentuk tim pencarian," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti dalam keterangannya, Rabu (23/9).

Baca Juga:

Ratusan Napi Uganda Kabur, Sebagian Bawa Keluar Senjata AK-47

Rika mengatakan, pihaknya beserta Inspektorat Jenderal Kemenkumham dan Kanwil Kemenkumham Banten tengah melakukan penyelidikan dan investigasi terkait kaburnya pria berinisial CC itu pada 14 September 2020.

Anak buah Menkumham Yasonna Laoly ini mengatakan, pihaknya juga turut memeriksa sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas terkait yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Telah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan terhadap WBP dan petugas yang terkait atau ada pada saat kejadian," ujar Rika.

Ilustrasi- Napi kabur. (ANTARA/HO)
Ilustrasi- Napi kabur. (ANTARA/HO)

Lebih jauh, Rika mengatakan, pihaknya juga melibatkan Polda Metro Jaya untuk mencari Cai Cang Pan. Dia pun mengaku telah memasukan terpidana mati kasus narkoba itu ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Saat ini masih terus dilakukan pencarian oleh Tim Pencarian dari Lapas Kelas I Tangerang dan bekerja sama dengan Polda metro Jaya serta Polres Tangerang Kota Tangerang," kata Rika.

Baca Juga:

Napi Penyulap RS Salemba Jadi Pabrik Narkoba Dibuang ke Nusakambangan

Untuk diketahui, bandar narkoba asal Tiongkok, Cai Chang Pan alias Antoni, kabur dari Lapas Kelas Tangerang, Senin (14/9) dini hari. Pemilik sabu 135 kilogram itu, kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air (gorong-gorong) di luar lapas.

Cai Chang Pan alias Antoni divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada 19 Juli 2017 karena kasus narkoba. Terpidana mati ini, lantas mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banten pada 28 September 2017 namun ditolak. (Pon)

Baca Juga:

Setiap Hari, 100 Butir Ekstasi Dibikin di Rumah Sakit oleh Napi AU

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rapid Test Dipatok Harga Rp150 Ribu, Warga Mengeluh
Indonesia
Rapid Test Dipatok Harga Rp150 Ribu, Warga Mengeluh

Ia pun menyayangkan kebijakan pemerintah

Kasus COVID-19 Solo Meroket Dalam Sehari, Terbanyak Sejak Kasus Pertama Muncul
Indonesia
Kasus COVID-19 Solo Meroket Dalam Sehari, Terbanyak Sejak Kasus Pertama Muncul

Satgas Penanganan COVID-19 Solo, Jawa Tengah mencatat adanya penambahan kasus baru corona sebanyak 32 kasus dalam sehari.

Debat dengan Penyidik, Kakak Penyuap Nurhadi Minta Hakim Buka Rekaman Suara dan CCTV
Indonesia
Debat dengan Penyidik, Kakak Penyuap Nurhadi Minta Hakim Buka Rekaman Suara dan CCTV

Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, Kamis (18/2).

Virus Corona Brazil: 1.402.041 Kasus dengan 59.594 Kematian
Dunia
Virus Corona Brazil: 1.402.041 Kasus dengan 59.594 Kematian

Dalam 24 jam terakhir tercatat 33.846 kasus baru dan 1.280 kematian.

Pemerintah Diminta Mobilisasi Rakyat Laksanakan Protokol Kesehatan
Indonesia
Pemerintah Diminta Mobilisasi Rakyat Laksanakan Protokol Kesehatan

Pemerintah dapat memenuhi kebutuhan dasar rakyat

Polda Metro Bakal Tindak Komunitas Motor yang Gelar Konvoi di Malam Tahun Baru
Indonesia
Polda Metro Bakal Tindak Komunitas Motor yang Gelar Konvoi di Malam Tahun Baru

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menindak komunitas-komunitas motor yang menggelar konvoi night ride.

Ratusan Rumah Rusak Pascagempa M6,8 Maluku Utara
Indonesia
Ratusan Rumah Rusak Pascagempa M6,8 Maluku Utara

"Masih terdapat masyarakat yang bertahan di dataran ketinggian atau di rumah saudara karena trauma," ujarnya.

Polisi Sudah Berlatih Jika Jakarta Benar-Benar Lockdown
Indonesia
Polisi Sudah Berlatih Jika Jakarta Benar-Benar Lockdown

Jakarta sendiri belum mengenal karantina

Ditengah PPKM, Penumpang KRL Jabodetabek Malah Alami Peningkatan
Indonesia
Ditengah PPKM, Penumpang KRL Jabodetabek Malah Alami Peningkatan

PT KCI juga mengajak pengguna KRL untuk tetap mematuhi arahan pemerintah dengan mengurangi mobilitas

BNPB Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Indonesia
BNPB Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Kepala BNPB Doni Monardo, dalam sambutannya menyatakan keberhasilan mendapatkan opini WTP ini tidak lepas dari dukungan seluruh unsur yang terdapat di BNPB dan berkat pendampingan BPK.