Anak Buah Prabowo: Indonesia Kehilangan Sosok Sutopo Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho (@sutopo_PN)

MerahPutih.com - Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. Diketahui, Sutopo meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Guangzhou, Tiongkok, Minggu (7/7).

"Ya, kami ucapkan inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Tentu, mari doakan semoga beliau husnulkhatimah dan mendapatkan surga di sisi Allah SWT," kata mantan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini saat dihubungi wartawan, Minggu (6/7).

BACA JUGA: Jokowi Begitu Terkenang Ucapan Sutopo

Andre mengapresiasi kinerja Sutopo semasa hidup. Meski menderita sakit, kata Andre, Sutopo tetap semangat dalam manyampaikan informasi ke masyarakat. Bahkan, caleg terpilih ini menyematkan almarhum sebagai pejuang kemanusiaan.

"Beliau bukan hanya seorang yang memberi informasi soal bencana alam dan segala hal, tetapi beliau juga pejuang kemanusiaan bagaimana beliau kerja melayani masyarakat, beliau juga berjuang melawan kanker yang dihadapinya," ujar Andre.

Sutopo Purwo saat menerima Penghargaan Khusus Pengabdian Masyarakat (@Sutopo_PN)

Menurut Andre, Indonesia bakal merindukan sosok Sutopo. Pasalnya, segala aktivitas Sutopo semasa hidup, telah menginspirasi semua anak bangsa.

"Ini menunjukkan betapa indonesia kehilangan sosok beliau yang teladan, baik, bagaimana penyakit tidak menggangu kerja beliau. Saya rasa sosok Sutopo, sosok yang baik bagi bangsa dan harus menjadi teladan baik bangsa," pungkasnya.

BACA JUGA: Cerita Parno, Penggali Tempat Peristirahatan Terakhir Sutopo Purwo Nugroho

Untuk diketahui, Sutopo menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (7/7) pukul 02.20 waktu setempat atau pukul 01.20 WIB dalam perawatan di Guangzhou, Tiongkok.

Saat menghembuskan nafas terakhirnya, Sutopo didampingi istri, Retno Utami Yulianingsih, keluarga terdekat, dan komunitas warga Indonesia di Guangzhou. Sutopo berada di Guangzhou sejak 14 Juni 2019 untuk menjalani perawatan terkait penyakit kanker paru stadium 4B. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH