Anak Buah Prabowo: Gerindra-PKB Punya Kesamaan Basis Pemilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) di Gedung KPU, Jakarta, Senin (8/8/2022). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

MerahPutih.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani gowes bareng bersama Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga merupakan Wakil Gubernur Lampung Lampung Chusnunia Chalim pada Jumat (19/8).

Gowes bareng ini turut dihadiri anggota dewan provinsi maupun kabupaten kota dari Gerindra dan PKB, termasuk kader-kader Gerindra dan PKB Provinsi Lampung. Rute gowes kali ini dimulai dari kantor DPW PKB hingga kantor DPD Gerindra Lampung.

Ratusan peserta gowes begitu antusias mengikuti acara gowes santai ini. Muzani yang merupakan anggota DPR RI Dapil Lampung I ini mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan kerja sama politik antar kedua partai.

Baca Juga:

PKB Klaim ada Dua Parpol Bakal Bergabung ke Koalisi PKB-Gerindra

"Lampung menjadi provinsi pertama yang terus mempeloporkan kerja sama politik Gerindra dan PKB. Saya akan memimpin langsung kegiatan-kegiatan bersama seperti ini antara PKB dan Gerindra," ujar Muzani dalam keterangannya, Jumat (19/8).

Ia mengaku sudah meminta agar seluruh pengurus Gerindra di seluruh daerah untuk melibatkan PKB di setiap kegiatan. Hal itu dilakukan untuk memberi pesan kepada rakyat bahwa koalisi ini untuk rakyat dan untuk kesejahteraan.

"Serta untuk menuju pemilu yang riang gembira dan penuh kesenangan menyambut kaolisi antara Prabowo dan Muhaimin," ujar Muzani.

Muzani mengatakan, Gerindra dan PKB memiliki kesamaan yang sangat kuat. Karena itu, kerja sama antara Gerindra dan PKB dilakukan dengan saksama dan relatif cepat. Dan, Lampung menjadi titik awal kerja sama kedua partai ini.

"Pemilu 2024 masih berlangsung 14 Februari 2024, kurang lebih masih dua tahun lagi. Tapi gemuruh politik sudah bergema di mana-mana. Koalisi Gerindra-PKB bergelora sampai seluruh belahan Nusantara," tuturnya.

Baca Juga:

Gerindra-PKB Berkoalisi, Demokrat Pamer Kemesraan dengan NasDem-PKS

Dikatakan Muzani, koalisi biasanya dibentuk paling cepat setengah tahun sebelum pilpres digelar. Ia mengutarakan alasan Gerindra dan PKB lebih cepat dalam membangun koalisi. Menurutnya, Gerindra dan PKB punya misi dan cara pandang serta basis dukungan yang sama.

"Keduanya memiliki basis dukungan dari orang-orang kecil, kaum duafa, rakyat miskin yang membutuhkan kekuatan politik. Karena itu, koalisi Gerindra PKB cepat menemukan formatnya," tambah Wakil Ketua MPR ini.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim mengatakan, gowes bareng antara PKB dan Gerindra ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia.

"Hari ini kita sudah berolahraga. Ini sebagai tanda awal perjuangan kita bersama bahwa Lampung siap bekerja sama untuk memenangkan Gerindra dan PKB pada Pemilu 2024," ujar Chusnunia.

Wagub Lampung itu mengaku sangat antusias ketika PKB akan menjalin koalisi bersama dengan Gerindra.

"Dari awal ketika mendengar PKB akan koalisi dengan Gerindra, saya adalah orang pertama yang mengucapkan hore. Kami siap tempur dan saya siap ber-partner dengan orang-orang pekerja keras dan siap berjuang demi Koalisi Indonesia Raya," tutupnya. (Pon)

Baca Juga:

Kekurangan Koalisi Gerindra-PKB dalam Pandangan Pengamat Politik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Rayu Golkar Gabung Koalisi Perubahan Lewat Pantun
Indonesia
PKS Rayu Golkar Gabung Koalisi Perubahan Lewat Pantun

Pertemuan PKS dengan Golkar dalam rangka menjaga suasana kondusifitas menjelang Pemilu 2024.

UMKM Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Dengan Syarat KTP dan NPWP
Indonesia
UMKM Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Dengan Syarat KTP dan NPWP

Presiden Joko Widodo, telah menerbitkan Instruksi tentang Percepatan Peningkatan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi.

KPU Izinkan Kampanye Pemilu di Lingkungan Kampus
Indonesia
KPU Izinkan Kampanye Pemilu di Lingkungan Kampus

Kampanye politik boleh dilakukan di lingkungan kampus atau perguruan tinggi sepanjang memenuhi sejumlah ketentuan.

Kemenlu Bantah Klaim Kunjungan Pejabat Senior Indonesia ke Israel
Indonesia
Kemenlu Bantah Klaim Kunjungan Pejabat Senior Indonesia ke Israel

The Jerusalem Post melaporkan bahwa Indonesia telah mengirim delegasi rahasia yang dipimpin oleh seorang “pejabat senior” ke Israel.

Besok, Komnas HAM Akan Temui Warga Desa Wadas dan Ganjar
Indonesia
Besok, Komnas HAM Akan Temui Warga Desa Wadas dan Ganjar

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan terjun ke Jawa Tengah, untuk menggali informasi terkait insiden Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (11/2).

Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis
Indonesia
Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menilai, Indonesia harus memulai kajian tentang manfaat tanaman ganja untuk kepentingan medis.

Polda Metro Tarik Buku Surat Tilang Seluruh Polantas di Jakarta
Indonesia
Polda Metro Tarik Buku Surat Tilang Seluruh Polantas di Jakarta

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, surat tilang sudah ditarik dari tangan anggotanya.

Korlantas Polri Tambah 34 Kamera Tilang di Jawa Tengah
Indonesia
Korlantas Polri Tambah 34 Kamera Tilang di Jawa Tengah

Yakni menambah 34 titik kamera tilang elektronik atau ETLE di tiga Polda, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Unpad Siapkan Fasilitas Isolasi bagi Pasien COVID-19 Bergejala Ringan
Indonesia
Unpad Siapkan Fasilitas Isolasi bagi Pasien COVID-19 Bergejala Ringan

Pihak Satgas juga akan melakukan menelusuri riwayat kontak erat dari yang bersangkutan. Seluruh pihak yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien akan dilakukan pemeriksaan PCR.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Usir Bos Krakatau Steel
Indonesia
Wakil Ketua Komisi VII DPR Usir Bos Krakatau Steel

Komisi VII mengusir Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk Silmy Karim dari ruang rapat. Pengusiran diawali lebih dulu perdebatan dengan pimpinan rapat yang juga Wakil Ketua Komisi VII Bambang Haryadi.