Anak Buah Anies Prediksi Berakhirya Pandemi COVID-19, Kapan Ya? Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memprediksi pandemi COVID-19 tak akan selesai di tahun ini.

"Pandemi berakhir masih bisa paling cepat mungkin awal tahun depan," ujar Kasi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI, Ngabila Rahma di Jakarta, Rabu (15/9).

Baca Juga:

Nasihat Tompi untuk Masyarakat yang Pilih-pilih Vaksin COVID-19

Jika nantinya COVID-19 sudah benar-benar hilang, Ngabila meminta kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan kasus COVID-19.

"Tapi sesudah itu, kita harus berpikir COVID-19 tetap selalu ada dan kita tetap lakukan 3T," papar dia.

Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: pixabay/wir_pix)

Saat ini, penambahan kasus COVID-19 di Jakarta masih terjadi. Alasanya COVID-19 masih ada dan bisa menyerang kapan saja dan siapa saja. Ia juga yakin DKI akan sangat sulit kasus COVID-19-nya benar-benar nol.

"Karena kita harus hidup berdampingan dengan COVID-19 dalam tanda kutip, tapi kita ga pasrah. Kita harus lakukan upaya optimal dulu," urainya.

Baca Juga:

Penanganan Tepat saat Mengalami Long COVID-19

Dinkes sendiri saat ini tengah mengejar capaian vaksinasi sebesar 14 juta orang di DKI Jakarta. Hal itu untuk menciptakan herd Immunity atau kekebalan komunitas, sehingga memudahkan pemerintah dalam menyelesaikan COVID-19.

"Harapan kita nantinya tidak hanya 11 juta penduduk DKI, tapi 14 juta penduduk yang beraktivitas di DKI," urainya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bajo dan Gibran tak Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Solo
Indonesia
Bajo dan Gibran tak Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Solo

Bagyo, Supardjo, dan Gibran tidak hadir tanpa keterangan.

Niat PSI Bakal Terealisasi, 15 Anggota DPRD Tanda Tangan Hak Interpelasi
Indonesia
Niat PSI Bakal Terealisasi, 15 Anggota DPRD Tanda Tangan Hak Interpelasi

Hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD. Kemudian, usulan tersebut harus disampaikan lebih dari satu fraksi.

Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November
Indonesia
Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November

Dishub Provinsi DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik liburan panjang akan terjadi pada Minggu 1 November 2020.

PSI Temukan Dugaan Makelar Tanah Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung
Indonesia
PSI Temukan Dugaan Makelar Tanah Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemukan adanya dugaan makelar tanah dalam bentuk biro jasa yang meminta bayaran kepada warga terdampak.

Kemenkes Desak Pemda Aktif Bujuk Lansia Ikuti Vaksin COVID-19
Indonesia
Kemenkes Desak Pemda Aktif Bujuk Lansia Ikuti Vaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta pemerintah daerah (pemda) menyusun strategi mengajak lansia agar mau divaksinasi COVID-19.

Gempa Turki, Enam Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka
Dunia
Gempa Turki, Enam Orang Tewas dan Ratusan Luka-luka

Gempa yang getarannya juga dirasakan di Yunani itu telah membuat sejumlah bangunan rubuh di provinsi pesisir Izmir dan orang-orang terperangkap di dalam reruntuhan.

Mudik Dilarang, Operasional 2 Terminal Bus di Bandung Distop
Indonesia
Mudik Dilarang, Operasional 2 Terminal Bus di Bandung Distop

Terminal, jalan raya, bandara, stasiun kereta api dan sebagainya prinsipnya diberhentikan terbatas. Terminal Cicaheum dan Leuwi Panjang itu bus AKAP dan AKDP distop sama sekali tidak beroperasi.

Kemenhub Saring Pemudik di Bakauheni dan Gilimanuk Saat Arus Balik
Indonesia
Kemenhub Saring Pemudik di Bakauheni dan Gilimanuk Saat Arus Balik

Selama masa pelarangan mudik, angkutan jalan turun sekitar 86 persen jika dibandingkan masa pengetatan syarat perjalanan.

PKS: Rakyat Dilarang Bepergian, TKA Tiongkok Malah Bebas Masuk
Indonesia
PKS: Rakyat Dilarang Bepergian, TKA Tiongkok Malah Bebas Masuk

Alifudin juga meminta pemerintah membatalkan atau memulangkan TKA China jika tidak sesuai prosesur, dan kami akan panggil pihak terkait agar hal ini tidak menjadi penyebab kembali tingginya kasus covid, kasian Rakyat, kemana mana dilarang, orang asing malah bebas masuk

Din Syamsuddin Ogah Tanggapi Ocehan Ngabalin
Indonesia
Din Syamsuddin Ogah Tanggapi Ocehan Ngabalin

Biarlah rakyat yang menilai siapa sebenarnya yang berotak sungsang