Anak Buah Anies Nilai Pemerintah Pusat Inkonsisten Soal Kebijakan THR Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah (MP/Asropih)

Merahputih.com - Pemprov DKI Jakarta masih menunggu surat edaran dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) untuk hari raya Idul Fitri tahun 2020 atau 1441 Hijriah bagi pekerja di ibu kota di tengah pandemi corona.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah belum bisa memutuskan apakah akan memberikan sejumlah relaksasi pagi perusahaan dan tenaga kerja di DKI. Sebab, pihaknya tetap harus menunggu arahan dari Kemenaker yang dinilai selalu berubah-ubah soal kebijakan tersebut.

Baca Juga:

Dua Wilayah ini Jadi Penyumbang Pasien Corona Sembuh Terbanyak

"Saya gak berani. Kenapa? Ya mohon maaf yang sudah pasti saja kadang berubah, apalagi yang belum pasti, Gak berani saya, takut," kata Andri di Jakarta, Rabu (6/5).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah (MP/Asropih)

Kemnaker akan memberi surat edaran yang menjadi dasar pihaknya untuk menyosialisasikan kebijakan THR pada asosiasi, pengusaha, serikat, dan federasi di Jakarta.

"Tetapi sampai saat ini surat dari Kementerian Ketenagakerjaan belum bisa menjawab secara pasti langkah-langkah yang akan kami ambil," jelas dia.

Baca Juga:

Kasus Meikarta, Eks Bos Lippo Cikarang Divonis 2 Tahun Penjara

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku belum mendapat laporan adanya perusahaan yang tak mampu membayar THR. Ia pun yakin ada perusahaan yang tak membayar THR, mengingat saat ini perekonomian sedang melemah akibat COVID-19.

"Nah, berkaitan dengan hal tersebut makanya kami menunggu arahan dari Kementerian Ketenangakerjaan," jelasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sudah 4 Hari Tidak Ada Kasus Positif Baru di Kabupaten Cirebon
Indonesia
Sudah 4 Hari Tidak Ada Kasus Positif Baru di Kabupaten Cirebon

Total jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Cirebon hingga Minggu (17/5) sebanyak delapan orang

Penyidik Polda Metro Rapat Tentukan Proses Hukum Kerumunan Acara Rizieq Shihab
Indonesia
Penyidik Polda Metro Rapat Tentukan Proses Hukum Kerumunan Acara Rizieq Shihab

Polda Metro Jayamenggelar rapat terkait penanganan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 Soal Antisipasi Serangan Virus, SBY Dipuji Lebih Matang Ketimbang Jokowi
Indonesia
Soal Antisipasi Serangan Virus, SBY Dipuji Lebih Matang Ketimbang Jokowi

"Zaman SBY ketika ada wabah penyakit yang mematikan, pemerintah fokus pada penyelamatan jiwa masyarakat. Soal pariwisata tak begitu rame (Era SBY)," kata Ujang

Dana Reses Dipotong untuk Korban COVID-19, Popularitas DPR Diprediksi Bakal Meningkat
Indonesia
Dana Reses Dipotong untuk Korban COVID-19, Popularitas DPR Diprediksi Bakal Meningkat

Baru Fraksi PPP dan Nasdem saja yang mengaku setuju dana reses tersebut dipotong untuk membantu warga yang terdampak COVID-19.

Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK

Boyamin Saiman menyerahkan bukti yang diduga hasil percakapan jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) dengan sejumlah pihak terkait skandal Djoko Tjandra.

Pengacara Novel Kecewa Polisi Paksakan P21 Kasus Teror Air Keras
Indonesia
Pengacara Novel Kecewa Polisi Paksakan P21 Kasus Teror Air Keras

"Polisi memaksakan. Karena Novel dan beberapa saksi mengatakan bukan kedua orang tersebut pelakunya," kata Saor

Cara Wali Kota Risma Cegah Penyebaran Virus Corona
Indonesia
Cara Wali Kota Risma Cegah Penyebaran Virus Corona

Risma turun tangan langsung memimpin sejumlah sosialisasi di tengah masyarakat.

Mahfud MD: Rizieq Mau Pulang dengan Revolusi Akhlak
Indonesia
Mahfud MD: Rizieq Mau Pulang dengan Revolusi Akhlak

Pemerintah sendiri memastikan sama sekali tidak akan menghalang-halangi Rizieq Shihab

Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona
Indonesia
Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona

Pemerintah Singapura mengonfirmasi delapan kasus baru positif COVID-19

Tiongkok Buka Rumah Sakit Darurat Kedua Khusus Pasien Virus Corona
Dunia
Tiongkok Buka Rumah Sakit Darurat Kedua Khusus Pasien Virus Corona

Saat ini setidaknya virus corona merenggut lebih 700 nyawa di Tiongkok.