Anak Buah Anies Jawab Dugaan Sabotase di Rumah Pompa Air Dukuh Atas Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi melakukan peninjauan di apartemen Green Pramuka City terkait adanya prostitusi online di unit apartemen tersebut, Rabu (13/1). Foto: Humas Wali Kota Jakarta Pusat/

Merahputih.com - Peristiwa pemotongan kabel listrik di rumah pompa air Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta pusat disinyalir dilakukan oleh pemulung.

"Sabotase sih enggak," kata Plh Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Irwandi di Jakarta, Minggu (24/1).

Baca Juga

PKS DKI Mencak-Mencak Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Dicolong

Diakuinya, rumah pompa tersebut memang menjadi tempat mangkal pemulung bermalam. Setelah kejadian ini, Pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat telah menertibkan pemulung maupun gelandangan di sana. Tujuannya untuk menghindari kejadian tersebut berulang.

Sejauh ini sudah ada lima Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ditertibkan dari lokasi tersebut. "Kami juga sudah bekerja sama dengan Polsek Metro Tanah Abang untuk mengamankan wilayah itu," ucap Irwandi.

Selain itu, Pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat juga telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memindahkan posisi kabel rumah pompa.

Kini kabel listrik di rumah pompa itu sedang direlokasi oleh PLN. Tujuannya, untuk mencegah kabel tersebut dipotong maupun dirusak lagi oleh orang tak bertanggung jawab.

Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi melakukan peninjauan di apartemen Green Pramuka City terkait adanya prostitusi online di unit apartemen tersebut, Rabu (13/1). Foto: Humas Wali Kota Jakarta Pusat/Twitter/@kominfotikjkp
Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi melakukan peninjauan di apartemen Green Pramuka City terkait adanya prostitusi online di unit apartemen tersebut, Rabu (13/1). Foto: Humas Wali Kota Jakarta Pusat/Twitter/@kominfotikjkp

Irwandi menjelaskan, penyebab kabelnya mudah dipotong karena posisinya berada di bagian luar rumah pompa. "Jadi kalau ada orang lewat, bisa iseng buka-buka (panelnya). Jadi gampang disentuh orang," ungkapnya.

Bila kabel itu putus, maka mesin pompa akan mati. Otomatis pompa tidak bisa berfungsi menyedot air guna mencegah banjir di wilayah tersebut di kala musim hujan.

"Jadi kalau hujan ya banjirlah underpass Dukuh Atas," papar dia.

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Yusriah Dzinnun mencak-mencak atas pencurian kabel listrik rumah pompa itu. Aparat kepolisian diminta bergerak cepat meringkus pelaku pencurian kabel listrik rumah pompa tersebut. Yusriah menyatakan percobaan pencurian kabel di sejumlah rumah pompa Underpass Dukuh sudah dua kali disatroni pencuri.

Baca Juga

Banjir Jakarta Karena Pemprov DKI Tak Sigap Hadapi Air Hujan

PKS menilai pencurian ini bukan sabotase, melainkan bentuk kriminal murni yang harus segera di tindak pelakunya karena pompa air ini berfungsi untuk mengantisipasi banjir seperti yang terjadi pada 2017.

Menurut Yusriah, antisipasi banjir sekarang ini perlu dilakukan mengingat Jakarta sudah memasuki musim hujan dan curah hujan diprediksi akan tinggi di Februari 2021.

“Karena pompa air di underpass menjadi aset yang mesti dijaga, alat itu berguna untuk mencegah genangan air saat hujan turun,” ucap Yusriah, di Jakarta Jumat (22/1). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Surat Bebas COVID-19 Tidak Berlaku Saat Periode Larangan Mudik
Indonesia
Surat Bebas COVID-19 Tidak Berlaku Saat Periode Larangan Mudik

Penularan COVID-19 dalam perjalanan sangat mungkin terjadi dari seseorang yang telah positif COVID-19 kemudian secara tidak langsung meninggalkan droplet di beberapa bidang atau benda pada fasilitas umum.

Revisi UU Pemilu Membuat DPR Terbelah
Indonesia
Revisi UU Pemilu Membuat DPR Terbelah

Revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum atau RUU Pemilu membuat DPR terbelah.

42 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh, Masyarakat Diminta Tetap Waspada Varian Baru
Indonesia
42 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh, Masyarakat Diminta Tetap Waspada Varian Baru

Kasus positif virus corona (COVID-19) bertambah 30.788 pada Jumat (13/8).

Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Indonesia
Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Kabar duka datang dari KPK. Pegawai KPK yang bertugas pada unit Setpim-Stranas Joko Susilo meninggal dunia.

Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK
Indonesia
Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK

"Pada intinya beliau (Kris) menyampaikan jangan bawa-bawa Bang Azis. Saya sampaikan, niatnya Bang Azis kan sebetulnya membantu saya, Pak. Beliau bilang jangan bawa beliau. Ada beberapa angka yang harus saya akui," kata Rita.

Ini Kata Jokowi ketika Diminta Siswa Buka Belajar Tatap Muka Kembali
Indonesia
Ini Kata Jokowi ketika Diminta Siswa Buka Belajar Tatap Muka Kembali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) bisa digelar kembali.

Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Pengamat: Pemerintah Jangan Senang Dulu Kuartal III Anjlok
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Pengamat: Pemerintah Jangan Senang Dulu Kuartal III Anjlok

Hal yang wajar petumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II tahun ini bisa naik 7 persen, dibandingkan dengan kuartal ke II tahun 2020 lalu.

Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta
Indonesia
Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluhkan masih lesunya penjualan paket wisata dan perjalanan ke DIY.

Reaksi Dirlantas Polda Metro Ditanya Soal Keterlibatan Anak Buahnya dalam Penembakan
Indonesia
Reaksi Dirlantas Polda Metro Ditanya Soal Keterlibatan Anak Buahnya dalam Penembakan

Pelaku penembakan di Gerbang Tol Bintaro adalah seorang polisi lalu lintas yang bertugas di unit patroli jalan raya (PJR) Polda Metro Jaya berinisial Ipda OS.

DPR Minta Sekolah Lakukan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama
Indonesia
DPR Minta Sekolah Lakukan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama

Ketua DPR Puan Maharani meminta sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama melakukan berbagai evaluasi.