Anak Buah Anies Ingin Pinjam Rp 5,3 Triliun ke Pemerintah Pusat Kendalikan Banjir Jakarta Sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Pemprov DKI Jakarta mengusulkan pinjaman anggaran ke Pemerintah Pusat sebesar Rp 5,3 triliun untuk program pengendalian banjir di ibu kota.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Nasruddin Djoko mengatakan, anggaran tersebut diperuntukkan untuk penanganan banjir selama dua tahun mulai 2020 hingga 2021.

Baca Juga:

Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'

“Program pengendalian banjir itu sebesar kurang lebih Rp 1,7 triliun di tahun 2020, lalu Rp 3,6 triliun pada tahun 2021,” ucap Nasruddin saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).

Selain curah hujan tinggi, banjir Jakarta juga disebabkan meluapnya beberapa sungai
Alat telemetri banjir di RW05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur mencatat tinggi muka air mencapai satu meter akibat luapan Kali Ciliwungi. (ANTARA/HO-Satpol PP Kampung M

Usulan pinjaman itu sudah dilayang ke pemerintah pusat. Namun anggaran penanganan banjir Rp 5,3 triliun itu masih dalam proses pembahasan.

Pemprov DKI masih terus menggodok soal usulan anggaran banjir dan program lainnya. Oleh karena itu, angka tersebut masih bisa berubah.

Baca Juga:

Menteri Basuki: Jakarta Banjir Tanggung Jawab Bersama

“Ini usulan kita ya, kami belum berani bilang ini sudah jadi pinjaman tetapi ini masih terus digodok karena ada yang disebut dengan maksimal pagu, syukur kalau ini bisa disetujui,” tutup Nasrudin. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Dugaan Potensi Abuse of Power Menguat Dalam RUU Perlindungan Data Pribadi
Indonesia
Dugaan Potensi Abuse of Power Menguat Dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

Baginya, kedaulatan diri pribadi harus menjadi semangat utama RUU tersebut, bukan data pribadi sebagai komoditas semata.

Anies Tolak Permintaan Menteri Luhut WFH 75 Persen
Indonesia
Anies Tolak Permintaan Menteri Luhut WFH 75 Persen

Anies Baswedan menolak arahan Menteri Binsar Panjaitan yang meminta pengetatan ibu kota untuk pencegahan COVID-19.

Masjid Istiqlal tak Selenggarakan Salat Idul Fitri
Indonesia
Masjid Istiqlal tak Selenggarakan Salat Idul Fitri

Masjid Istiqlal masih tetap membuka kesempatan bagi para Muzaki (orang wajib berzakat)

 Pemerintah Dikritik Karena Dari Awal Terlalu Anggap Remeh Bahaya Corona
Indonesia
Pemerintah Dikritik Karena Dari Awal Terlalu Anggap Remeh Bahaya Corona

Kondisi semakin memburuk diawali dengan sikap para menteri Presiden Joko Widodo yang terlalu menganggap remeh tentang penyebaran wabah Covid-19

Anies Disarankan Cabut Kebijakan PSBB Jakarta Demi Ekonomi Warga
Indonesia
Anies Disarankan Cabut Kebijakan PSBB Jakarta Demi Ekonomi Warga

Jika PSBB ketat tetap diberlakukan, Rustam mengkhawatirkan kebijakan itu akan berpengaruh terhadap keterpurukan perekonomian masyarakat menengah ke bawah.

Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial
Indonesia
Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial

Sebab, tindakan itu berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menuding keberpihakan anggota kepolisian selama Pilkada Serentak 2020.

Indonesia Diminta Hentikan Impor dengan India
Indonesia
Indonesia Diminta Hentikan Impor dengan India

Pemerintah Indonesia malah berencana membeli gula dari negara India di tengah dugaan kekerasan di negara tersebut.

BNN Selidiki Dugaan Bisnis Esek-Esek di Diskotik Golden Crown
Indonesia
BNN Selidiki Dugaan Bisnis Esek-Esek di Diskotik Golden Crown

“Kasurnya di ruangan karoke,” kata Deputi Pemberantasa BNN, Irjen Arman Depari

Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus ke Poso
Indonesia
Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus ke Poso

Pasukan khusus TNI bakal diterjunkan ke Poso untuk mendukung operasi Polri pada Selasa (1/12) pagi.

Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi
Indonesia
Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi

Tersngka Laeli menjebak korban untuk menemuinya di lokasi eksekusi di Apartemen Mansion Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.